Pasar Murah dan Rehab Musholla Jadi Bukti Sinergi TNI dan Masyarakat Bima
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bima _ Senin, 9 Maret 2026, TNI AD bersama unsur TNI AL, TNI AU, Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat setempat melaksanakan kegiatan pembangunan dan penyuluhan di Desa Sondo, Waro, Tanggabaru, Tolouwi, dan Tolotangga Kecamatan Monta, Kabupaten Bima. Kegiatan ini merupakan bagian dari TMMD ke 127 Kodim 1608/Bima yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan wilayah.
Pada sasaran fisik, pembangunan jalan usaha tani dan dua titik gorong-gorong di Desa Sondo telah mencapai progres 93%, memberikan manfaat bagi 90 kepala keluarga. Pembangunan peningkatan jalan menuju SMA Kelautan di Desa Tanggabaru juga hampir rampung dengan progres 90%, termasuk pemasangan talud dan jembatan yang mendukung akses pendidikan bagi 47 keluarga.
Desa Tolouwi menjadi fokus pembangunan jembatan penghubung antara dusun atas Tolouwi dan Nontotera serta pemasangan talud kiri-kanan area pemukiman warga yang telah mencapai 95%, menguntungkan 38 kepala keluarga.
Sementara itu di sektor non fisik, berbagai penyuluhan digelar dengan tingkat penyelesaian 100% yang meliputi wawasan kebangsaan, bahaya terorisme dan radikalisme, hukum dan kamtibmas, kependudukan dan kesehatan anak, mitigasi bencana, kehutanan, dan bahaya narkoba. Pasar murah juga diadakan sebagai upaya meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Sondo.
Program unggulan TNI AD seperti pembangunan sumur bor yang melayani 63 keluarga, penghijauan dengan penanaman 1000 pohon, rehabilitasi rumah tidak layak huni, pembangunan MCK dan tempat wudhu untuk 53 keluarga di Desa Waro, serta pemasangan daun jendela dan plafon Musholla Al-Ikhlas di Desa Tolotangga telah mencapai target yang memuaskan.
Kegiatan ini melibatkan 135 personel TNI AD, serta dukungan dari anggota TNI AL, TNI AU, Polri, Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa, dan 40 warga masyarakat. Alat berat dan perlengkapan pendukung seperti excavator, peralatan pertukangan, dan delapan unit dump truck disiapkan guna mendukung kelancaran kegiatan.
Kegiatan yang dilaksanakan merupakan wujud sinergi TNI dengan seluruh elemen masyarakat guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah binaan serta menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah Indonesia.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar