Babinsa Koramil 1609-05/Sukasada Kawal Penebangan Pohon Rawan Tumbang di Wanagiri*
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukasada, 22 Pebruari 2026 – Dalam rangka mengantisipasi potensi bencana akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Buleleng, Babinsa Desa Wanagiri Koramil 1609-05/Sukasada Kodim 1609/Buleleng melaksanakan pengamanan kegiatan penebangan dan perempesan dahan pohon di ruas jalan Wanagiri–Munduk, Banjar Dinas Asah Panji, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Minggu (22/2/2026).
Kegiatan yang dimulai pada pukul 07.00 Wita tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya pohon tumbang yang berpotensi membahayakan pengguna jalan. Pengamanan dilaksanakan oleh Babinsa Wanagiri Pelda I Made Suradnya bersama Bhabinkamtibmas Wanagiri Aipda I Komang Restika Yadnya guna memastikan proses penebangan berjalan aman dan tertib.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perbekel Desa Wanagiri I Made Suparanton, S.S., Bendesa Adat Wanagiri Dewa Mangku Made Merta, Sekretaris Desa Wanagiri Wayan Pasek Bagiarta, Kepala Dusun Asah Panji Ketut Suwena, Kepala Dusun Yeh Ketipat Made Ardana, anggota Relawan Destana (Desa Tanggap Bencana) Desa Wanagiri, serta masyarakat setempat.
Penebangan dan perempesan dahan pohon difokuskan pada pohon-pohon yang dinilai rawan tumbang akibat kondisi cuaca yang belakangan ini cukup ekstrem, ditandai dengan hujan lebat, angin kencang, petir, gemuruh, serta kabut tebal. Kondisi tersebut meningkatkan risiko kecelakaan di ruas jalan Wanagiri–Munduk yang dikenal sebagai jalur penghubung perbukitan dengan tingkat mobilitas kendaraan cukup tinggi.
Babinsa Wanagiri Pelda I Made Suradnya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam upaya mitigasi bencana.
“Kami bersama unsur terkait melaksanakan pengamanan agar kegiatan berjalan aman serta untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat pengguna jalan. Ini merupakan langkah cegah dini guna meminimalisir risiko pohon tumbang di tengah cuaca ekstrem,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan keselamatan pengguna jalan dapat lebih terjamin serta terwujudnya situasi wilayah yang aman dan kondusif. Sinergitas antara aparat kewilayahan dan masyarakat juga menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Kegiatan penebangan dan perempesan dahan pohon berakhir pada pukul 10.56 Wita dan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar