KODIM 1630/MABAR TEGASKAN TNI NETRAL, BANTUAN ISU BEKINGI MAFIA TANAH DI KERANGAN TIDAK BENAR DAN TANPA DASAR FAKTA
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
- comment 0 komentar

Labuan Bajo, 24 November 2025 — Komando Distrik Militer (Kodim) 1630/Manggarai Barat secara tegas membantah dan meralat informasi yang beredar di sejumlah media daring yang menuduhkan adanya keterlibatan atau “backing” oknum anggota TNI dalam sengketa lahan di wilayah Kerangan, Labuan Bajo, yang dihubungkan dengan isu mafia tanah.
Komandan Kodim 1630/Mabar, Letkol Inf. Budiman Manurung, S.E.,M.I.P., menyampaikan bahwa pemberitaan yang telah tersebar tersebut tidak memiliki dasar faktual dan sangat disayangkan karena media terkait tidak melakukan konfirmasi kepada pihak Kodim sebelum menayangkan berita.
“Kami tegaskan, tidak benar ada anggota kami yang melakukan intimidasi atau membekingi pihak tertentu dalam sengketa lahan manapun. Anggota yang bertugas di lokasi tersebut, sesuai fungsinya, adalah aparat teritorial yang bertugas menjaga kondusivitas wilayah,” tegas Dandim Letkol Inf Budiman Manurung.
Kodim 1630/Mabar menjelaskan bahwa pengerahan personel TNI di sekitar Bukit Kerangan semata-mata adalah tindakan preventif untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Hal ini mengingat adanya sengketa lahan yang sedang berproses hukum dan sempat memicu aksi penutupan jalan oleh sekelompok warga.
“TNI harus bersikap netral dan tidak memihak. Kehadiran kami di sana adalah bagian dari tugas pokok untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, bukan untuk terlibat atau intervensi dalam urusan perdata sengketa lahan,” lanjut Letkol Budiman.
Menanggapi pemberitaan yang menampilkan foto seorang anggota Intel Kodim 1630 berinisial LMFP, Kodim dengan tegas menyatakan bahwa gambar tersebut tidak faktual dan tidak memiliki kaitan dengan sengketa lahan di Kerangan. Anggota yang bersangkutan, LMFP, dilaporkan merasa dirugikan karena pemberitaan tersebut dinilai tendensius dan mendiskreditkan institusi TNI.
Kodim 1630/Mabar mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat dan media massa agar lebih berhati-hati dalam menyebarluaskan informasi.
Sebagai penutup, Kodim 1630/Mabar mengimbau masyarakat Labuan Bajo dan sekitarnya untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah adalah tanggung jawab bersama.
“Kami akan terus melaksanakan tugas sesuai aturan dan prosedur yang berlaku, demi menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah Manggarai Barat. Kami mohon dukungan masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan semua proses hukum sengketa lahan kepada aparat yang berwenang,” tutup Dandim.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar