Demi Ketahanan Pangan Nasional, Babinsa Buleleng Ingatkan Petani Pertahankan Sawah di Tengah Kendala Irigasi Musim Kemarau
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
- comment 0 komentar

Banyupoh, Buleleng – Sinergi antara TNI dan petani di Buleleng terus terjalin erat, menjadi garda terdepan dalam menjaga lumbung pangan lokal. Pada hari Jumat, 7 November 2025, suasana keakraban tampak jelas di sawah milik Bapak Komang Darwata, Banjar Dinas Melanting, Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, saat Babinsa Desa Banyupoh, Serma Putu Sudiarsana, turun langsung mendampingi kegiatan panen padi.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 Wita ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan TNI Angkatan Darat, khususnya melalui peran Babinsa, dalam menyukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional.
Panen kali ini melibatkan lahan seluas 70 Are milik Bapak Komang Darwata. Serma Putu Sudiarsana bersama petani bahu-membahu di tengah hamparan sawah yang menguning, memastikan proses panen berjalan lancar.
Astungkara, hasil panen sekarang cukup baik, ujar Bapak Komang Darwata dengan wajah berseri. Ia menambahkan bahwa hasil panen dari lahan seluas 70 Are ini tidak akan dijual ke pasaran, melainkan seluruhnya akan digunakan untuk konsumsi sendiri bersama keluarga.
Hal ini menunjukkan keberhasilan nyata dari pertanian skala kecil dalam mencapai ketahanan pangan di tingkat rumah tangga (swasembada pangan keluarga), sebuah pondasi penting untuk stabilitas pangan wilayah.
Di sela-sela kegiatan, Serma Putu Sudiarsana tidak henti memberikan motivasi dan himbauan penting kepada para petani. Ia menekankan perlunya mempertahankan fungsi lahan sawah dan tidak mengalihfungsikannya ke tanaman lain, demi menjamin kelangsungan budidaya padi sebagai komoditas utama ketahanan pangan.
Kami menghimbau agar para petani terus menanami sawahnya dengan tanaman ketahanan pangan, khususnya tanaman padi. Dengan demikian, program ketahanan pangan Nasional dapat berjalan dengan baik dan lancar, tegas Serma Putu Sudiarsana. Kehadiran Babinsa diharapkan menjadi pendorong semangat bagi petani untuk terus berproduksi.
Meskipun panen kali ini terbilang sukses, para petani juga menyampaikan keluhan klasik yang menjadi tantangan tahunan, yakni masalah pengairan.
Keluhan Utama Petani:
Memasuki musim kemarau, debit air irigasi menyusut drastis.
Untuk menyiasati keterbatasan air, petani harus menerapkan sistem pengairan bergiliran menggunakan saluran irigasi yang ada.
Keluhan ini menjadi catatan penting bagi pihak terkait untuk mencari solusi jangka panjang, terutama dalam pengelolaan irigasi saat musim kemarau, agar produktivitas padi di Desa Banyupoh dan sekitarnya tetap optimal.
Pendampingan yang dilakukan Babinsa Serma Putu Sudiarsana, mulai dari penanaman hingga panen, merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan petani dan memperkuat Ketahanan Pangan Nasional, memastikan ketersediaan pangan lokal tetap terjaga, khususnya di wilayah Buleleng.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar