NTT-KUPANG, – Kodim 1604/Kupang melanjutkan pembangunan satu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bantuan Dandim 1604/Kupang bagi Melianus Fomeni, warga korban abrasi Sungai Kapsali di Desa Manubelon, Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang. Memasuki hari kedua, pembangunan rumah berukuran 6 x 8 meter tersebut terus dikerjakan sebagai bentuk kepedulian TNI AD terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam dan membutuhkan tempat tinggal yang layak serta aman. Kamis (08/10/2026).
Pada pelaksanaan hari kedua, pekerjaan masih difokuskan pada pemasangan batu pondasi sebagai dasar utama bangunan. Berdasarkan laporan perkembangan di lapangan, kemajuan fisik pembangunan tercatat sebesar 0,15 persen. Proses pengerjaan dilaksanakan secara bertahap dengan memperhatikan kekuatan pondasi dan kualitas konstruksi agar pembangunan rumah dapat berjalan sesuai rencana.
Pekerjaan pembangunan tersebut diawasi oleh Babinsa Posramil Manubelon Koramil 1604-03/Naikliu, Serka Tarsi. Kehadiran Babinsa bertujuan memantau perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan dengan baik. Pendampingan ini juga menjadi wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam membantu mengatasi kesulitan warga, khususnya bagi mereka yang terdampak bencana alam.
Dandim 1604/Kupang Kolonel Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E., menyampaikan bahwa bantuan pembangunan rumah tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial TNI terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan akibat bencana alam. “Kami berharap pembangunan rumah bagi Bapak Melianus Fomeni ini dapat berjalan lancar hingga selesai, sehingga beliau dan keluarga memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan layak. TNI akan terus berupaya hadir membantu masyarakat sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ungkap Dandim. Melalui kegiatan ini, Kodim 1604/Kupang berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Kupang. (Pendim1604).


