Sinergi TNI, Pemerintah dan Aparat Kecamatan Reok dalam Cegah Rabies
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
- comment 0 komentar

Reok, 3 November 2025 — Dalam upaya menekan penyebaran penyakit rabies di wilayah Kabupaten Manggarai, berbagai unsur forkopimcam Reok bersama instansi terkait menggelar kegiatan sosialisasi dan pemberantasan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kelurahan Baru, Kecamatan Reok, Senin (3/11/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Reok, Kepala Puskesmas Reok, Lurah Baru dan staf kelurahan, Kacabjari Reok (2 orang), Bati Tuud Koramil 1612-02/Reok Peltu Lasiman bersama satu anggota, Danpos TNI AL Reok beserta anggota, Bhabinkamtibmas, serta Kasat Polair Reok bersama personelnya.
Sosialisasi dibuka dengan penyampaian dari Camat Reok yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengatasi ancaman rabies yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Selanjutnya, pihak Puskesmas Reok memberikan penjelasan teknis mengenai gejala rabies, cara penanganan awal terhadap gigitan hewan, serta pentingnya vaksinasi bagi hewan peliharaan seperti anjing dan kucing.
Dalam kegiatan tersebut, TNI melalui Koramil 1612-02/Reok turut berperan aktif mendukung pelaksanaan dan pengamanan jalannya sosialisasi. Bati Tuud Koramil 1612-02/Reok, Peltu Lasiman, menegaskan bahwa keterlibatan TNI merupakan wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dan keselamatan warga dari ancaman rabies.
“Kami dari Koramil 1612-02/Reok selalu siap mendukung setiap kegiatan yang menyangkut keselamatan dan kesehatan masyarakat. Rabies bukan hanya persoalan medis, tetapi juga soal kepedulian sosial. Harapan kami, masyarakat semakin sadar pentingnya vaksinasi hewan dan segera melapor bila ada kasus gigitan,” ujar Peltu Lasiman di sela kegiatan.
Sementara itu, salah satu warga Kelurahan Baru, Maria Dahu (38), mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia mengaku kini lebih memahami langkah-langkah yang harus dilakukan jika terjadi kasus gigitan hewan di lingkungan sekitar.
“Selama ini kami hanya tahu rabies itu berbahaya, tapi belum paham cara penanganannya. Dengan sosialisasi ini, kami jadi tahu harus segera ke puskesmas dan tidak sembarangan mengobati luka gigitan,” ungkapnya.
Kegiatan sosialisasi dan pemberantasan HPR ini berlangsung tertib dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selain penyuluhan, petugas juga melakukan pendataan dan vaksinasi hewan peliharaan warga sebagai langkah nyata pencegahan rabies di wilayah Kecamatan Reok.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar