Beranda / Uncategorized / Yonarhanud 14/PWY Perkuat Komunikasi Sosial melalui Pembagian Naraga dan Eprokal di Desa Asulait

Yonarhanud 14/PWY Perkuat Komunikasi Sosial melalui Pembagian Naraga dan Eprokal di Desa Asulait

Asulait, NTT — Dalam rangka mempererat hubungan serta membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat di wilayah perbatasan, personel Pos Asulait Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarhanud 14/PWY melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di Desa Asulait, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Minggu (4/10/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pembagian naraga dan eprokal kepada masyarakat di sekitar Pos Asulait sebagai wujud kepedulian Satgas terhadap warga di wilayah penugasan. Dalam pelaksanaannya, personel Satgas berinteraksi langsung dengan masyarakat secara humanis dan penuh kekeluargaan. Kehadiran personel Satgas di tengah masyarakat diharapkan dapat semakin memperkuat rasa kebersamaan serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif di wilayah perbatasan.

Kegiatan dipimpin oleh Komandan Pos Asulait, Serka Edy, bersama Serda Sugiarto, Serda Fadli, Kopda Herman, Pratu Fepri, Pratu Ezze, dan Prada Deca. Melalui komunikasi sosial tersebut, personel Satgas tidak hanya menyerahkan naraga dan eprokal, tetapi juga mendengarkan kondisi serta berbagai kebutuhan masyarakat yang berada di sekitar pos. Interaksi yang terjalin menjadi sarana penting bagi personel Satgas untuk memahami situasi sosial masyarakat sekaligus membangun kedekatan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pengamanan perbatasan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan penuh keakraban antara personel Satgas dengan masyarakat Desa Asulait.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarhanud 14/PWY Letkol Arh Rudi Afrika, S. Sos., menegaskan bahwa komunikasi sosial merupakan bagian penting dari pelaksanaan tugas di wilayah perbatasan karena keamanan tidak hanya dibangun melalui kesiapsiagaan, tetapi juga melalui kedekatan dengan masyarakat. “Kami akan terus hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi yang baik, serta menumbuhkan rasa kebersamaan agar hubungan antara Satgas dan masyarakat semakin erat,” tegas Letkol Arh Rudi Afrika, S. Sos. Menurutnya, pemberian naraga dan eprokal merupakan bentuk kepedulian sederhana yang diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan Satgas. Ia juga menyampaikan bahwa seluruh personel harus senantiasa mengedepankan sikap humanis, menghormati adat dan budaya setempat, serta menjaga nama baik satuan selama melaksanakan penugasan.

Pelaksanaan Komsos dan pembagian naraga serta eprokal di Desa Asulait menjadi salah satu upaya Satgas Pamtas Yonarhanud 14/PWY dalam mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah perbatasan. Pendekatan persuasif dan kekeluargaan tersebut diharapkan mampu menciptakan hubungan yang semakin solid antara personel Satgas dengan masyarakat sebagai mitra dalam menjaga stabilitas wilayah. Kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkesinambungan sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan rasa kebersamaan di tengah masyarakat perbatasan. Melalui kehadiran yang aktif dan humanis, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonarhanud 14/PWY berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekaligus mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan RI-RDTL Sektor Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *