Maumutin, NTT — Dalam rangka membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat di bidang pertanian, personel Satgas Pamtas RI-RDTL Yonarhanud 14/PWY melaksanakan kegiatan penyuluhan pertanian kepada warga di sekitar Pos Turiscain, Sabtu (3/10/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Maumutin, Kecamatan Rahat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dengan melibatkan Komandan Pos Turiscain Serka Yuniar, Serda Pondra, dan Pratu Jafar. Penyuluhan pertanian ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan pengabdian Satgas kepada masyarakat yang berada di wilayah perbatasan RI-RDTL. Melalui kegiatan tersebut, personel Satgas berupaya membangun komunikasi yang positif sekaligus memberikan pengetahuan yang dapat mendukung aktivitas pertanian masyarakat setempat.
Dalam pelaksanaannya, personel Pos Turiscain berinteraksi langsung dengan warga serta menyampaikan berbagai pengetahuan dasar yang berkaitan dengan pengelolaan kegiatan pertanian. Suasana kegiatan berlangsung secara komunikatif dan penuh kekeluargaan, sehingga masyarakat dapat mengikuti penyuluhan dengan antusias serta menyampaikan berbagai pengalaman dan kendala yang dihadapi dalam mengelola lahan pertanian. Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonarhanud 14/PWY Letkol Arh Rudi Afrika, S. Sos., menegaskan bahwa keberadaan Satgas tidak hanya berorientasi pada aspek pengamanan wilayah, tetapi juga diupayakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar pos. “Kami ingin kehadiran Satgas dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, salah satunya melalui kegiatan penyuluhan pertanian yang diharapkan mampu menambah wawasan dan memberikan manfaat bagi warga,” ujarnya.
Menurut Letkol Arh Rudi Afrika, S. Sos., pendekatan kepada masyarakat melalui kegiatan sosial dan pemberdayaan merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas di wilayah perbatasan. Ia menyampaikan bahwa hubungan yang baik antara personel Satgas dengan masyarakat perlu terus dibangun melalui komunikasi, kepedulian, dan kegiatan yang menyentuh kebutuhan warga. “Kami akan terus mendorong personel untuk aktif membantu masyarakat sesuai kemampuan dan tugas yang dimiliki, dengan tetap mengedepankan sikap humanis serta semangat kebersamaan,” kata Dansatgas. Penyampaian tersebut menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan pertanian menjadi salah satu sarana untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus menciptakan lingkungan perbatasan yang semakin harmonis.
Kegiatan penyuluhan pertanian di sekitar Pos Turiscain selanjutnya diharapkan dapat memberikan tambahan pengetahuan bagi masyarakat dalam mendukung pengelolaan pertanian secara lebih baik dan berkelanjutan. Selain memberikan edukasi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi personel Satgas untuk memahami lebih dekat kondisi serta kebutuhan masyarakat di wilayah tugasnya. Satgas Pamtas RI-RDTL Yonarhanud 14/PWY akan terus melaksanakan kegiatan teritorial yang bersifat membangun dan memberikan dampak positif bagi masyarakat selama pelaksanaan tugas pengamanan perbatasan. Seluruh rangkaian kegiatan penyuluhan pertanian berjalan dengan tertib, aman, dan lancar dalam suasana penuh keakraban antara personel Satgas dan masyarakat Desa Maumutin.


