Alas, NTT — Dalam rangka mempererat tali silaturahmi serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah perbatasan, personel Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarhanud 14/PWY SSK III Pos Fatuha menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di Desa Alas, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, Minggu (8/11/2026). Kegiatan anjangsana yang berlangsung secara humanis dan penuh kekeluargaan ini dilaksanakan secara langsung oleh dua prajurit Pos Fatuha, yakni Praka Rudi dan Pratu Riko. Melalui interaksi tatap muka dari rumah ke rumah, para prajurit berupaya mendengar keluh kesah sekaligus memahami dinamika kehidupan sosial yang dihadapi masyarakat setempat secara nyata. Pendekatan persuasif tanpa sekat formalitas ini disambut hangat oleh warga yang merasa terayomi oleh kehadiran aparat penjaga tapal batas negara.
Pertemuan hangat tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi biasa, melainkan juga dimanfaatkan prajurit untuk menyerap aspirasi warga serta melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan wilayah. Pada kesempatan tersebut, personel Satgas memberikan pemahaman mendalam mengenai aturan perlintasan perbatasan negara secara resmi serta mengimbau warga agar menjauhi aktivitas pelintasan batas secara ilegal ke wilayah RDTL. Warga pun diajak untuk senantiasa merawat nilai-nilai gotong royong dan menjaga toleransi antarsesama demi terciptanya ketenteraman lingkungan desa secara berkelanjutan. Terkait pelaksanaan kegiatan ini, Komandan Pos Fatuha Letda Arh Tomy Hendratto menyampaikan bahwa Komsos merupakan sarana efektif bagi aparat keamanan untuk merangkul masyarakat sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan teritorial.
Selain menghimpun informasi keamanan teritorial, dialog interaktif di lapangan menjadi wadah bagi prajurit untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak warga, mulai dari perbaikan fasilitas umum hingga bantuan ketahanan pangan. Menanggapi aspirasi tersebut, Danpos Fatuha Letda Arh Tomy Hendratto menegaskan, “Kehadiran kami di tengah masyarakat bukan sekadar menjaga kedaulatan patok batas negara, melainkan juga harus hadir sebagai solusi nyata atas berbagai kesulitan yang dihadapi rakyat di sekeliling pos.” Informasi dan aspirasi yang terkumpul nantinya akan ditindaklanjuti secara konkret melalui aksi karya bakti terpadu bersama aparat desa dan masyarakat binaan. Hubungan emosional yang terbangun secara tulus ini membuktikan komitmen tanpa pamrih Satgas Yonarhanud 14/PWY dalam mengabdi di garis depan nusantara.
Terjalinnya keharmonisan antara prajurit dan masyarakat perbatasan menjadi pilar fundamental dalam memperkokoh sistem pertahanan semesta yang bertumpu pada kekuatan rakyat. Melalui kedekatan yang terawat secara konsisten, ruang, alat, dan kondisi juang yang tangguh dapat terbentuk optimal di wilayah teritorial perbatasan RI-RDTL. Persatuan yang dilandasi rasa kekeluargaan ini menjadi modal utama agar ketahanan nasional tetap berdiri tegak serta tidak mudah goyah oleh berbagai ancaman maupun tantangan zaman. Seluruh rangkaian kegiatan Komsos yang digelar personel Pos Fatuha tersebut berjalan dengan lancar, aman, dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh warga Desa Alas.


