Beranda / KODAM IX UDAYANA / Kopi Dan Pisang Goreng Pak Wayan Jadi Penyemangat Satgas TMMD Kodim Klungkung Di Rabat Beton JUT Subak Penasan

Kopi Dan Pisang Goreng Pak Wayan Jadi Penyemangat Satgas TMMD Kodim Klungkung Di Rabat Beton JUT Subak Penasan

Klungkung,- Di tengah terik matahari dan tetesan keringat Satgas TMMD 130 di Rabat Beton Jalan Usaha Tani ( JUT ) Subak Penasan, ada pemandangan yang bikin hati teduh dan haru, Sabtu ( 07/11/26).

Pak Wayan Suanda, warga di sekitar lokasi bersama sang istri, tiba-tiba datang ke lokasi pengecoran dengan membawa nampan berisikan kopi dan gula lengkap dengan gelas, 1 tremos air panas dan kresek hitam berisikan pisang goreng yang masih hangat.

Istirahat dulu Ndan. Minum kopi dan makan pisang goreng dulu. Maaf suguhannya seadanya, ujar Pak Wayan sambil tersenyum.

Melihat ketulusan dan keramahan pak Wayan, prajurit Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1610/Klungkung yang sedang ngecorpun langsung berhenti sejenak. Mereka duduk mencari tempat teduh dan langsung menyeruput kopi hitam dan makan pisang goreng yang telah disiapkan pak Wayan.

Tidak ada lagi jarak antara prajurit dan warga. Yang ada hanya tawa, obrolan santai soal pertanian, jalan usaha tani dan TMMD yang sedang berlangsung.

Pak Wayan mengaku sengaja membuatkan kopi dan pisang goreng untuk pak TNI yang begitu semangat untuk membantu kami dalam pengecoran rabat beton ini. Melihat prajurit kerja keras pak TNI untuk desanya tanpa pamrih, kami tergerak untuk ikut berpartisipasi.

Tiang lihat prajurit kerja dari pagi, panas-panasan, bantu cor jalan kami. Tiang hanya bisa buatkan kopi dan pisang goreng. Biar pak TNI nya tahu, kami warga Tihingan sayang sama TNI,” ujar Pak Wayan.

Selaku masyarakat merasakan sekali manfaat dengan adanya TMMD. Dulu jalan usaha tani inii kotor dan becek, mangkin dengan TMMD jalannya jadi bagus dan pengerjaannya juga bagus.

Harapan kedepan, mudah-mudahan kegiatan ini tetap berlanjut tidak berhenti sampai disini. Intinya saya senang sekali, melihat kedekatan TNI dan warga dalam TMMD ini,”ujarnya.

Sementara itu, Dansatgas TMMD Ke-130 Letkol Kav Sidik Pramono, S.Sos., M.M., M.Han., tersenyum bangga dengan momen kedekatan prajurit dan masyarakat.

Inilah TMMD yang sesungguhnya, disini semua bersatu dan berperan. Bukan hanya soal pembangunan maupun kopi dan pisang goreng pak Wayan. Ini adalah soal hati yang telah menyatu. Di TMMD ini, prajurit bekerja untuk rakyat dan rakyat begitu sayang sama prajurit. Inilah sejatinya kemanunggalan TNI-Rakyat yang tidak bisa dibeli dengan apapun,” ujar Dansatgas. ( Pendim 1610/Klungkung ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *