Gianyar – Ubud, Kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan ditunjukkan melalui aksi nyata Babinsa Lodtunduh Koramil 1616-02/Ubud Sertu I Gusti Ketut Winata bersama Bhabinkamtibmas Desa Lodtunduh Aiptu Made Sugianto dan masyarakat pengempon Pura Beji Kaja Kangin. Mereka bergotong royong membersihkan sisa material tanah longsor yang menutupi areal pura di Desa Adat Silungan, Banjar Silungan, Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Selasa (3/11/2026).
Kegiatan karya bakti tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus sinergi TNI-Polri bersama masyarakat dalam membantu mengatasi dampak bencana alam yang terjadi di wilayah binaan. Selain mempercepat proses pembersihan, kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi serta semangat kepada warga pengempon pura yang terdampak musibah.
Material longsor diketahui menutupi sebagian areal Pura Beji Kaja Kangin akibat hujan lebat yang terjadi pada Senin, 2 November 2026. Beruntung, kejadian tersebut tidak sampai mengakibatkan kerusakan pada bangunan pura. Namun, timbunan material tanah memenuhi area pura sehingga membutuhkan penanganan dan pembersihan secara gotong royong agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan baik.
Dengan penuh semangat kebersamaan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan warga bahu-membahu membersihkan serta mengangkut material tanah yang menutupi kawasan pura. Material longsoran dipindahkan ke luar area pura melalui tembok pembatas, sehingga secara bertahap lingkungan tempat suci tersebut kembali bersih.
Melalui kegiatan karya bakti ini, Babinsa menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dan membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai kesulitan, termasuk saat terjadi bencana alam. Kebersamaan antara TNI-Polri dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mempercepat penanganan dampak bencana sekaligus mempererat hubungan serta kepedulian sosial di lingkungan desa binaan.
Kegiatan tersebut juga diharapkan semakin memperkuat budaya gotong royong dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, sehingga setiap permasalahan yang terjadi di wilayah dapat dihadapi bersama dengan semangat persatuan dan kebersamaan.
(Pendim 1616/Gianyar)


