Beranda / KODAM RINAMBORA / Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Kodim 1628/Sumbawa Barat Dukung Persiapan Pembangunan Batalyon Infanteri

Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Kodim 1628/Sumbawa Barat Dukung Persiapan Pembangunan Batalyon Infanteri

Sumbawa Barat – Komandan Kodim (Dandim) 1628/Sumbawa Barat, Letkol Inf Rendra Agit Trisnawan, menghadiri rapat koordinasi (Rakor) persiapan pelaksanaan pengadaan tanah untuk pembangunan Batalyon Infanteri di Desa Kokarlian, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Pertanahan Kabupaten Sumbawa Barat, Kelurahan Telaga Bertong, Kecamatan Taliwang, mulai pukul 09.45 WITA tersebut diselenggarakan oleh Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Sumbawa Barat. Rapat diikuti sekitar 20 peserta dari unsur TNI, pemerintah daerah, instansi pertanahan, serta pemerintah desa.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sumbawa Barat Abdul Kadir Jailani, S.P., M.H., Camat Poto Tano Muhlis, perwakilan Bappeda, Dinas PUPR, BPKAD, jajaran Kantor Pertanahan, serta Kepala Desa Kokarlian Anasrullah.

Dalam paparannya, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sumbawa Barat menjelaskan bahwa rapat koordinasi tersebut merupakan bagian dari tahapan persiapan pengadaan tanah untuk mendukung rencana pembangunan Batalyon Infanteri. Proses tersebut memerlukan koordinasi lintas instansi, pendataan objek tanah, serta pemeriksaan kelengkapan dokumen dan status kepemilikan tanah.

Adapun lokasi yang direncanakan untuk pengadaan tanah berada di Desa Kokarlian, Kecamatan Poto Tano, dengan luas sekitar 693.042 meter persegi atau 69,3 hektare, yang terdiri atas 38 bidang tanah. Data awal mencatat 29 bidang telah bersertifikat, sedangkan bidang lainnya masih memerlukan pendataan dan verifikasi lebih lanjut.

Dalam prosesnya, tim pelaksana akan mempersiapkan jadwal, personel, peralatan, serta koordinasi kegiatan. Sementara itu, satuan tugas yang menangani aspek fisik akan melaksanakan pengukuran dan pemetaan bidang tanah, sedangkan satuan tugas lainnya melakukan pendataan pihak yang berhak, pemeriksaan bukti kepemilikan, serta inventarisasi status dan pemanfaatan tanah.

Pada kesempatan tersebut, Dandim 1628/Sumbawa Barat Letkol Inf Rendra Agit Trisnawan menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan langsung terhadap lokasi yang direncanakan bersama unsur pemerintah setempat. Ia menilai lokasi tersebut memiliki potensi yang baik untuk mendukung pembangunan satuan, termasuk adanya sumber mata air yang menjadi salah satu pertimbangan penting.

Dandim juga menyampaikan bahwa respons masyarakat terhadap rencana pembangunan tersebut sejauh ini cukup positif. Hal itu terlihat dari antusiasme warga saat koordinasi dan pertemuan dengan masyarakat, termasuk adanya pertanyaan mengenai waktu dimulainya pembangunan.

Dukungan pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan menjadi modal penting dalam menyukseskan rencana pembangunan Batalyon Infanteri di Kabupaten Sumbawa Barat. Meski demikian, seluruh tahapan pengadaan tanah tetap perlu dilaksanakan secara cermat, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Melalui rapat koordinasi ini, seluruh instansi terkait diharapkan dapat memperkuat sinergi, menyamakan persepsi, serta memastikan proses pendataan dan verifikasi tanah berjalan dengan baik sehingga potensi permasalahan di kemudian hari dapat diminimalkan.

Kegiatan rapat koordinasi berakhir pada pukul 11.40 WITA dalam keadaan aman dan lancar. Rapat ini menjadi salah satu langkah koordinatif dalam mendukung persiapan pembangunan satuan TNI AD di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat.

(Pendim 1628/KSB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *