Beranda / KODAM IX UDAYANA / Patung Ganesha 18 Meter Resmi Berdiri di Alas Harum, Dandim Gianyar Dukung Kemajuan Pariwisata

Patung Ganesha 18 Meter Resmi Berdiri di Alas Harum, Dandim Gianyar Dukung Kemajuan Pariwisata

Gianyar – Tegallalang, Minggu (25/10/2026) Daya tarik pariwisata Gianyar terus berkembang dengan hadirnya karya seni yang mengangkat nilai budaya Bali. Komandan Kodim 1616/Gianyar, Letkol Kav Rizal Wijaya, S.H., M.I.P., bersama istri menghadiri seremoni peresmian Patung Ganesha di kawasan Objek Wisata Alas Harum, Desa Tegallalang, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar. Kehadiran ikon baru tersebut menjadi bagian dari upaya memperkaya daya tarik destinasi wisata sekaligus memperkenalkan kreativitas seniman lokal kepada wisatawan.

Patung Ganesha yang diresmikan memiliki tinggi 18 meter dengan lebar dan panjang masing-masing sekitar 11 meter serta berat diperkirakan mencapai 40–48 ton. Karya tersebut menggunakan teknik anyaman bambu buatan ( artificial woven bamboo ) dan melibatkan 126 seniman lokal Bali. Pengerjaan ini menjadi wujud kreativitas dan keterampilan seniman daerah dalam menghadirkan karya berskala besar yang memiliki nilai artistik sekaligus daya tarik wisata.

Selain menjadi elemen ikonik kawasan Alas Harum, Ganesha memiliki makna simbolis yang erat dengan kebijaksanaan, kekuatan, perlindungan, serta kemampuan mengatasi rintangan. Nilai tersebut memberikan dimensi budaya dan filosofis pada destinasi wisata, sehingga pengunjung tidak hanya menikmati keindahan visual, tetapi juga dapat mengenal makna yang terkandung dalam simbol budaya tersebut.

Rangkaian peresmian diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, dan Tari Penyambutan Barong Luwak. Acara dilanjutkan dengan sambutan pemilik Alas Harum, Made Ardana, serta sambutan Bupati Gianyar. Suasana semakin semarak melalui pertunjukan tari kontemporer, penyerahan tiga sertifikat Guinness World Records kepada Made Ardana yang diiringi pemukulan gong, penandatanganan prasasti Ganesha oleh Bupati Gianyar, serta ramah tamah dan jamuan makan malam dengan penampilan tari kecak.

Peresmian ini dihadiri Bupati Gianyar I Made Mahayastra, S.TP., Par., M.A.P., Sekda Kabupaten Gianyar I Gusti Bagus Adi Widya Utama, S.IP., M.Si., Kapolres Gianyar yang diwakili Kapolsek Tegallalang Iptu Ida Bagus Gede Agung Wiratama, S.H., perwakilan Guinness World Records (GWR) Sri Melanting, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar I Wayan Adi Perbawa, Camat Tegallalang I Wayan Eka Mulya Adi Putra, S.STP., M.Si., Danramil 1616-06/Tegallalang Kapten Inf Cokorda Agung Semadi, serta pemilik Alas Harum Bali I Made Ardana dan I Made Suardana. Turut hadir manajemen Alas Harum Bali, bendesa dan prajuru adat Tegallalang, serta sekitar 200 karyawan dan mitra usaha.

Sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha pariwisata, seniman, masyarakat adat, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pariwisata. Melalui pengembangan destinasi yang mengedepankan kreativitas dan nilai budaya, Gianyar diharapkan semakin dikenal sebagai daerah tujuan wisata yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan seni dan tradisi Bali.

(Pendim 1616/Gianyar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *