Sumbawa Barat, NTB – Komando Distrik Militer (Kodim) 1628/Sumbawa Barat menunjukkan dukungannya terhadap upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) melalui kehadiran Kasdim 1628/Sumbawa Barat Mayor CBA Agus, S.H., dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Tahun 2026 di Lapangan Polres Sumbawa Barat, Kelurahan Telaga Bertong, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, Sabtu (24/10/2026).
Apel gelar pasukan yang dimulai pukul 07.30 WITA tersebut dipimpin oleh Kapolres Sumbawa Barat AKBP Rendy Andi Zulikhlas, S.H., S.I.K., M.S.I., dan diikuti sekitar 156 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Brimob, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa Barat.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung sebelum pelaksanaan Operasi Patuh Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, secara serentak di seluruh Indonesia.
Dalam amanatnya, pimpinan apel menegaskan bahwa permasalahan lalu lintas semakin berkembang seiring meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan kemajuan teknologi transportasi. Kondisi tersebut menuntut adanya peningkatan kesadaran masyarakat, penegakan hukum yang konsisten, serta sinergi seluruh instansi dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas.
Data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut mencatat jumlah kecelakaan lalu lintas sebanyak 29 kejadian pada tahun 2024 dan 23 kejadian pada tahun 2025. Sementara itu, jumlah pelanggaran lalu lintas meningkat dari 7.997 pelanggaran pada tahun 2025 menjadi 11.819 pelanggaran pada tahun 2026. Kondisi ini menjadi perhatian bersama agar upaya edukasi, pencegahan, dan penegakan aturan lalu lintas terus ditingkatkan.
Kehadiran Kasdim 1628/Sumbawa Barat dalam apel tersebut merupakan wujud dukungan TNI terhadap langkah Polri bersama instansi terkait dalam meningkatkan disiplin masyarakat serta menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat.
Melalui pelaksanaan Operasi Patuh Tahun 2026, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menaati peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan risiko kecelakaan di jalan raya.
Seluruh rangkaian Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Tahun 2026 berakhir pada pukul 08.09 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.


