Beranda / Uncategorized / Pangdam XXVII/Sobe Sonbai Dampingi Menhan RI Tinjau Yon TP 929/Meo Matane Mutis, Tekankan Disiplin dan Pengabdian Prajurit

Pangdam XXVII/Sobe Sonbai Dampingi Menhan RI Tinjau Yon TP 929/Meo Matane Mutis, Tekankan Disiplin dan Pengabdian Prajurit

TIMOR TENGAH SELATAN – Pangdam XXVII/Sobe Sonbai Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua, S.E., M.M., Senin (19/10/2026) mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, M.B.A., melaksanakan kunjungan kerja di Markas Yon TP 929/Meo Matane Mutis, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Menhan RI bersama rombongan tiba di Mako Yon TP 929/Meo Matane Mutis dan disambut oleh Bupati TTS Eduard Markus Lioe, Dandim 1621/TTS Letkol Czi Ari Setiawan Wibowo, serta jajaran satuan setempat. Kunjungan tersebut bertujuan meninjau fasilitas satuan sekaligus memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit.

Dalam rangkaian kegiatan, Menhan RI menerima paparan dari Danyon TP 929/Meo Matane Mutis, dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas, termasuk dapur satuan, serta pengarahan kepada seluruh prajurit.

Dalam arahannya, Menhan RI menekankan pentingnya disiplin, profesionalisme, kemampuan tempur, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Prajurit juga diingatkan untuk senantiasa berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI, serta menjaga kekompakan tanpa membedakan suku maupun agama.

Menhan RI turut menegaskan agar seluruh prajurit menjauhi narkoba dan judi online, menggunakan penghasilan secara bijak, serta senantiasa menjaga kehormatan dan tanggung jawab sebagai prajurit TNI. Selain menjalankan fungsi tempur, prajurit Yon TP juga diharapkan mampu mendukung pembangunan wilayah melalui keterampilan di bidang pertanian, peternakan, kesehatan, dan konstruksi guna membantu masyarakat sekitar.

Bagi Kodam XXVII/Sobe Sonbai, kunjungan kerja ini menjadi momentum untuk memperkuat kesiapan satuan, meningkatkan kualitas sumber daya prajurit, serta mendorong pelaksanaan tugas yang profesional dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Keberadaan satuan di wilayah diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta menjaga stabilitas wilayah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *