KLUNGKUNG – Upaya memperkuat infrastruktur desa terus dilakukan oleh Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1610/Klungkung. Salah satu sasaran fisik yang saat ini dikerjakan adalah pembangunan dinding penahan tanah (DPT) II di sebelah barat Setra Adat Dusun Tihingan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Jumat (16/10/2026).
Pembangunan tersebut menjadi bagian dari program TMMD yang bertujuan mendukung kebutuhan infrastruktur masyarakat sekaligus meningkatkan keamanan lingkungan. Personel Satgas bersama warga setempat terus melanjutkan pekerjaan agar sasaran yang telah ditentukan dapat diselesaikan sesuai jadwal.
Dinding penahan tanah yang dibangun memiliki panjang 15 meter, tinggi 1,80 meter, dan lebar 0,12 meter. Keberadaan konstruksi ini dinilai penting untuk memperkuat struktur tanah di tepi jalan yang berada di sebelah Setra Adat Dusun Tihingan.
Selain mendukung kerapian lingkungan, pembangunan DPT tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko pergerakan tanah dan longsor, terutama ketika curah hujan meningkat pada musim penghujan. Dengan struktur tanah yang lebih kuat, kondisi di sekitar jalan diharapkan menjadi lebih aman bagi masyarakat yang melintas maupun beraktivitas di kawasan tersebut.
Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK) Satgas TMMD ke-130 Kodim 1610/Klungkung, Kapten Inf Ketut Joni, menjelaskan bahwa pembangunan DPT II merupakan salah satu dari 10 titik sasaran fisik prioritas dalam program TMMD tahun ini.
Menurutnya, pengerjaan dinding penahan tanah tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pembangunan secara fisik, tetapi juga memperhatikan fungsi dan kekuatan konstruksi dalam jangka panjang.
Ia menegaskan bahwa personel Satgas bersama masyarakat terus mempercepat pengerjaan dengan tetap mengutamakan kualitas. Setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan secara terencana agar hasil pembangunan dapat berfungsi sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat bagi warga.
Keterlibatan masyarakat dalam pengerjaan tersebut juga mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi bagian penting dari pelaksanaan TMMD. Melalui kerja sama antara prajurit TNI dan warga, proses pembangunan diharapkan berjalan lebih efektif sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Sementara itu, Bendesa Adat Tihingan, I Gede Pandiyasa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI, khususnya Kodim 1610/Klungkung, atas kontribusi dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayahnya.
Menurutnya, kehadiran Satgas TMMD memberikan dukungan nyata bagi masyarakat dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana desa. Ia berharap pembangunan yang sedang berlangsung dapat diselesaikan dengan baik sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang.
Berdasarkan perkembangan terakhir, pembangunan DPT II di sebelah barat Setra Adat Dusun Tihingan telah mencapai sekitar 30 persen. Satgas TMMD bersama warga terus mengoptimalkan pengerjaan agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Melalui pembangunan ini, program TMMD ke-130 Kodim 1610/Klungkung diharapkan mampu mendukung peningkatan infrastruktur sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam pembangunan desa.
(Pendim 1610/Klungkung)


