MANGGARAI BARAT – Respons cepat dan sinergi antara TNI, petugas pemadam kebakaran, pemerintah desa, serta masyarakat menjadi kunci dalam mengatasi kebakaran yang terjadi di lingkungan SMP Negeri 2 Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Jumat (9/10/2026).
Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.20 WITA di tempat pembuangan sampah yang berada tepat di belakang ruang belajar siswa. Mengetahui kejadian tersebut, Babinsa Desa Nggorang, Sertu Oriyatno, anggota Koramil 1630-01/Komodo, segera terlibat dalam upaya pemadaman bersama tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Manggarai Barat dan masyarakat setempat.
Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga dipicu oleh pembakaran sampah oleh pihak luar yang tidak terkontrol. Api kemudian membesar dan berpotensi meluas akibat angin kencang serta kondisi rumput dan ranting kering di sekitar lokasi yang mudah terbakar.
Tim Damkar Kabupaten Manggarai Barat tiba di lokasi sekitar pukul 11.40 WITA dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam. Bersama Babinsa, masyarakat Desa Nggorang, perangkat desa, dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), petugas melakukan pemadaman secara terpadu dengan menyemprotkan air ke titik api.
Berkat kerja sama dan upaya yang dilakukan secara bersama-sama, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 12.30 WITA. Penanganan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian dan kesiapsiagaan berbagai unsur dalam menghadapi keadaan darurat di lingkungan masyarakat, khususnya di kawasan pendidikan.
Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran, terutama saat musim kering atau ketika angin bertiup kencang. Pembakaran sampah secara sembarangan dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan, terlebih jika dilakukan di dekat bangunan sekolah, permukiman, maupun area yang dipenuhi material mudah terbakar.
Masyarakat diimbau untuk tidak membakar sampah tanpa pengawasan dan memastikan api benar-benar padam setelah kegiatan pembakaran. Pengelolaan sampah dengan cara yang lebih aman menjadi langkah sederhana, tetapi sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran dan melindungi keselamatan bersama.
Melalui keterlibatan Babinsa dalam penanganan kejadian tersebut, Koramil 1630-01/Komodo kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, membantu mengatasi kesulitan, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dan unsur terkait dalam menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam penanganan kebakaran ini diharapkan terus terpelihara sebagai kekuatan bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tanggap terhadap bencana, dan terlindungi dari berbagai potensi bahaya.


