Beranda / Uncategorized / Peduli Gizi Anak Perbatasan, Satgas Yonarhanud 14/PWY Salurkan Telur untuk Warga Loonuna

Peduli Gizi Anak Perbatasan, Satgas Yonarhanud 14/PWY Salurkan Telur untuk Warga Loonuna

Loonuna, NTT — Dalam upaya mendukung pemenuhan gizi anak dan menekan risiko stunting di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonarhanud 14/PWY SSK II Pos Fohuk melaksanakan kegiatan pembagian telur kepada masyarakat Desa Loonuna, Kecamatan Lakmanen Selatan, Kabupaten Belu, Jumat (9/10/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Pratu Jeneiro, Ta Kes Pos Fohuk, bersama Pratu Sugianto sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di wilayah penugasan. Pembagian telur difokuskan kepada anak-anak yang membutuhkan tambahan asupan gizi, khususnya dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Melalui kegiatan ini, Satgas berupaya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya pemenuhan gizi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.

Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendekatan humanis Satgas Yonarhanud 14/PWY dalam menjalankan tugas pengabdian di wilayah perbatasan RI-RDTL. Selain menjaga keamanan wilayah perbatasan, personel Satgas turut berupaya hadir melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Pembagian telur diharapkan dapat membantu menambah asupan protein bagi anak-anak sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak dini. Upaya pencegahan stunting pun memerlukan perhatian berkelanjutan serta kerja sama antara keluarga, masyarakat, dan instansi terkait agar tumbuh kembang anak dapat memperoleh dukungan yang optimal.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonarhanud 14/PWY, Letkol Arh Rudi Afrika, S. Sos., menegaskan bahwa keberadaan Satgas di wilayah perbatasan tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. “Kami ingin kehadiran Satgas Yonarhanud 14/PWY dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama anak-anak yang membutuhkan perhatian dalam pemenuhan gizi. Pembagian telur ini merupakan bentuk kepedulian kami untuk mendukung pertumbuhan anak dan membantu menekan risiko stunting di wilayah perbatasan,” ungkap Dansatgas. Ia juga menyampaikan bahwa perhatian terhadap kesehatan anak membutuhkan komitmen bersama serta sinergi berkelanjutan dengan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan seluruh unsur terkait agar upaya pemenuhan gizi dapat berjalan secara optimal.

Kegiatan pembagian telur berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh keakraban, serta mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Loonuna. Kehadiran personel Satgas disambut baik oleh warga karena kegiatan tersebut dinilai memberikan perhatian terhadap kebutuhan gizi anak-anak di tengah keterbatasan ekonomi yang dihadapi sebagian keluarga. Dansatgas Letkol Arh Rudi Afrika, S. Sos., menambahkan bahwa Satgas akan terus mengedepankan pendekatan humanis melalui komunikasi dan kebersamaan dengan masyarakat selama menjalankan tugas di wilayah perbatasan. Melalui kegiatan sosial tersebut, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonarhanud 14/PWY berharap dapat memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus berkontribusi dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas di wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *