Babinsa Bersama Warga Gendang Ling Lestarikan Tradisi Congko Lokap
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
- comment 0 komentar

Manggarai, 10 September 2025 — Babinsa Koramil 1612-05/Satar Mese, Kopda I Kadek Dwi Adnyana, menghadiri kegiatan adat Congko Lokap yang digelar di Rumah Gendang Ling, Kampung Ling, Desa Ling, Kecamatan Satar Mese Utara, Kabupaten Manggarai, Rabu (10/9/2025).
Upacara adat Congko Lokap merupakan tradisi sakral masyarakat Manggarai sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur sekaligus simbol penguatan jati diri dan nilai-nilai budaya lokal. Kegiatan ini dihadiri berbagai elemen masyarakat dan tokoh daerah.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut antara lain: Kadis Pariwisata Kabupaten Manggarai, Alosius Jebarut, S.Pd. yang hadir mewakili Bupati Manggarai, Camat Satar Mese Utara, Kepala Desa Ling, Babinsa Desa Ling, Tua Adat Gendang Ling, serta tokoh pemuda dan pemudi Gendang Ling.
Dalam kesempatan tersebut, Kopda I Kadek Dwi Adnyana menyampaikan apresiasi terhadap kekayaan tradisi yang masih dijaga oleh masyarakat Gendang Ling.
“Kehadiran saya di sini sebagai Babinsa merupakan wujud nyata dukungan TNI terhadap pelestarian budaya lokal. Budaya adalah identitas, dan identitas harus dijaga. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antara masyarakat dengan aparat kewilayahan,” ujar Kopda Kadek.
Sementara itu, Kadis Pariwisata Kabupaten Manggarai, Alosius Jebarut, S.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya pelestarian tradisi sebagai potensi wisata budaya yang bernilai tinggi.
“Congko Lokap bukan hanya warisan budaya, tetapi juga aset pariwisata yang dapat menarik perhatian wisatawan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan budaya seperti ini agar tetap hidup dan berkembang,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan diwarnai suasana kebersamaan antara masyarakat adat dan aparat pemerintahan. Melalui pelestarian budaya seperti Congko Lokap, sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan TNI semakin kuat dalam membangun karakter bangsa dari akar budaya lokal.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar