Sumbawa Barat, NTB – Pembangunan jembatan gantung di dua lokasi wilayah Kodim 1628/Sumbawa Barat terus menunjukkan perkembangan. Pekerjaan yang melibatkan personel TNI, pemerintah desa, dan masyarakat tersebut dilaksanakan secara gotong royong sebagai bagian dari upaya mendukung akses dan mobilitas masyarakat.
Hingga Sabtu (19/9/2026), pembangunan jembatan gantung di Sungai Banjar, Desa Banjar, Kecamatan Taliwang, dengan panjang 70 meter dan lebar 1,20 meter, telah mencapai progres 18,1 persen.
Dalam pelaksanaannya, pekerjaan di lokasi tersebut melibatkan 10 personel TNI, 1 orang dari pemerintah desa, serta 12 orang masyarakat.
Sementara itu, pembangunan jembatan gantung di Sungai Beru, Desa Beru, Kecamatan Jereweh, dengan panjang 40 meter dan lebar 1,20 meter, telah mencapai progres 19,03 persen.
Pekerjaan di lokasi kedua melibatkan 7 personel TNI, 1 orang dari pemerintah desa, dan 12 orang masyarakat.
Keterlibatan TNI bersama pemerintah desa dan masyarakat menunjukkan adanya semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Sinergi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memastikan proses pembangunan berjalan secara bertahap sesuai dengan rencana.
Dengan adanya pembangunan dua jembatan gantung tersebut, diharapkan nantinya akses masyarakat di sekitar wilayah sungai dapat menjadi lebih mudah dan mendukung aktivitas warga sehari-hari.
Pekerjaan pembangunan di kedua lokasi terus dilaksanakan dengan mengedepankan koordinasi dan kerja sama antara seluruh pihak yang terlibat.
(Pendim 1628/KSB)