Sumbawa Barat, NTB – Dalam rangka memperkuat kapasitas dan karakter kepemimpinan aparatur pemerintah daerah, telah dilaksanakan Retreat Kepemimpinan Kepala Daerah Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2026 bertempat di Ruang Pertemuan Killa Balad, Pantai Balad, Kabupaten Sumbawa Barat, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Sinergi Kepemimpinan untuk Mewujudkan KSB Maju Luar Biasa Menuju Transformasi Kesejahteraan Masyarakat” tersebut diikuti sekitar 60 peserta dan dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, di antaranya Kasdim 1628/Sumbawa Barat Mayor Cba Agus, S.H., Sekda Kabupaten Sumbawa Barat drh. Hairul Jibril, M.M., para Asisten Bupati, pimpinan SKPD/OPD, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Mayor Cba Agus, S.H. tampil sebagai narasumber dengan menyampaikan materi mengenai penguatan karakter dan ketangguhan pimpinan OPD. Materi yang diberikan mencakup nilai-nilai Pancasila, wawasan kebangsaan, bela negara dalam konteks tugas ASN, nasionalisme, integritas, disiplin, serta loyalitas dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.
Dalam pemaparannya, Kasdim menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila perlu diwujudkan dalam setiap proses kepemimpinan dan pengambilan keputusan. Nilai Ketuhanan diwujudkan melalui sikap toleransi, nilai kemanusiaan melalui pelayanan tanpa diskriminasi, nilai persatuan melalui kerja sama lintas sektor, nilai kerakyatan melalui musyawarah dan keterbukaan terhadap aspirasi masyarakat, serta keadilan sosial melalui pemerataan pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, disampaikan pula pentingnya ketangguhan kepemimpinan strategis dalam menghadapi berbagai tantangan. Seorang pemimpin dituntut mampu membaca situasi dan memahami fakta, menentukan prioritas, menggerakkan organisasi, serta melakukan evaluasi dan koreksi berdasarkan perkembangan di lapangan.
Materi juga membahas implementasi bela negara dalam konteks tugas ASN, antara lain melalui pelayanan publik yang profesional, perlindungan aset dan data pemerintah, menjaga persatuan, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana maupun kondisi krisis, serta memperkuat koordinasi lintas OPD.
Kasdim turut mengingatkan pentingnya integritas dan disiplin dalam menjalankan tugas. Setiap keputusan harus berorientasi pada kepentingan umum, berdasarkan aturan, dapat dipertanggungjawabkan, serta memiliki mekanisme pengawasan dan evaluasi yang jelas.
Dalam menghadapi berbagai ancaman nonmiliter, seperti bencana, ketahanan pangan, kesehatan, energi, keamanan siber, informasi, sosial dan ekonomi, pimpinan OPD diharapkan mampu mengenali risiko sejak dini dan menyiapkan langkah penanganan secara terpadu dan lintas sektor.
“Pemimpin yang tangguh adalah pemimpin yang mampu menghadapi masalah dengan tenang, membaca fakta, menentukan prioritas, mengambil keputusan secara bertanggung jawab, menggerakkan organisasi, melakukan evaluasi, dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” tegas Kasdim dalam penyampaian materinya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif, sebelum ditutup dengan penyerahan cenderamata.
Retreat kepemimpinan tersebut menjadi salah satu sarana untuk memperkuat sinergitas antara Pemerintah Daerah dengan unsur TNI/Polri serta pemangku kepentingan lainnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kepemimpinan yang berintegritas, disiplin, responsif, dan mampu menghadapi berbagai tantangan dalam mewujudkan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat.
Kegiatan berakhir pada pukul 21.20 WITA dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
(Pendim 1628/KSB)