Tradisi Mecaru Mejaga Jaga Digelar, Aparat TNI Dan Polri Di Semarapura Kaja Gelar Pengamanan
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
- comment 0 komentar

Klungkung,- Dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra yang didampingi Camat Klungkung, tradisi Mecaru “Mejaga-Jaga” yang digelar di Desa Adat Besang Kawan, Kelurahan Semarapura Kaja, Kabupaten Klungkung berjalan khidmat.
Tradisi yang diikuti oleh ratusan warga ini juga mendapat pengawalan dan pengamanan ketat dari aparat setempat, baik Babinsa, Bhabinkamtibmas serta pecalang.
Dalam pengamanannya, Babinsa Semarapura Kaja Serka Wayan Wardana mengatakan bahwa Mecaru “Mejaga-Jaga” ini merupakan tradisi yang secara rutin dilaksanakan di Desa Adat Besang Kawan yang dilaksanakan pada Tilem Sasih Karo.
Tradisi ini sudah menjadi warisan secara turun temurun yang harus digelar sebagai ritual penolak bala ( malapetaka ),”ujarnya.
Lebih lanjut ditambahkan Babinsa jajaran Koramil 1610-01/Klungkung ini, dalam prosesi Mecaru “ Mejaga-jaga “ memiliki hal spesial, khususnya sarana sapi yang digunakan merupakan sapi pilihan,”terangnya.
Sementara itu untuk prosesi pelaksanaan tradisi ini setelah sapi disucikan, dibawa ke depan Pura Puseh Desa Setempat yang dilanjutkan dengan prosesi upacara yang dilaksanakan seluruh masyarakat, dimana nantinya sapi akan diarak keliling desa dengan prosesi disetiap batas desa yang diakhiri di Catus Pata, dimana sapi disembelih dan diolah sebagai bahan caru untuk kegiatan ritual pada sore hari dan sebagian dikonsumsi dibagi kewarga Desa Adat Besang Kawan,”lanjutnya.
Selama prosesi Mecaru “ mejaga-jaga ini, dirinya bersama Bhabinkamtibmas dan Pecalang melaksanakan pengawalan dan pengamanan ketat demi keamanan, ketertiban serta kelancaran tradisi ini,”tegasnya. ( Pendim 1610/Klungkung ).
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar