Beranda / Kodim 162 Wira Bhakti / Pasi Opsdim Lettu Kav Ridwan Hadiri Festival Ai Mangkung, Teguhkan Sinergi TNI dan Masyarakat dalam Merawat Budaya

Pasi Opsdim Lettu Kav Ridwan Hadiri Festival Ai Mangkung, Teguhkan Sinergi TNI dan Masyarakat dalam Merawat Budaya

Buer, Sumbawa — Komitmen TNI dalam mendukung pelestarian budaya dan penguatan identitas masyarakat kembali diwujudkan melalui kehadiran Kodim 1607/Sumbawa pada Pembukaan Festival Ai Mangkung Tingkat Kecamatan Buer Tahun 2026, Kamis (17/9/2026).

Dalam kegiatan yang mengangkat tema “Merawat Tradisi, Menguatkan Identitas, Membangun Buer” tersebut, Dandim 1607/Sumbawa diwakili Pasi Opsdim Lettu Kav Ridwan. Acara berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Jurumapin, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa, dan dihadiri sekitar 300 orang.

Pembukaan festival dipimpin langsung oleh Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta masyarakat Kecamatan Buer.

Festival Ai Mangkung tidak sekadar menjadi ruang perayaan kebudayaan, tetapi juga merepresentasikan upaya kolektif masyarakat dalam menjaga kesinambungan tradisi di tengah dinamika perubahan zaman. Tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi memiliki posisi penting sebagai penanda identitas sekaligus perekat sosial masyarakat.

Kehadiran Pasi Opsdim mewakili Dandim 1607/Sumbawa menjadi bagian dari komitmen satuan kewilayahan untuk senantiasa hadir di tengah berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian adat dan budaya.

Bagi TNI, pembangunan wilayah tidak semata-mata dipahami melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui penguatan nilai-nilai sosial, budaya, dan kearifan lokal yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat. Karena itu, ruang-ruang kebudayaan seperti Festival Ai Mangkung memiliki arti strategis dalam membangun kesadaran kolektif sekaligus memperkuat kebersamaan.

Tema yang diusung dalam festival tersebut mengandung pesan bahwa kemajuan suatu daerah tidak harus berjarak dengan akar budayanya. Sebaliknya, tradisi dapat menjadi energi sosial yang memperkuat karakter masyarakat dan menjadi modal penting dalam membangun daerah secara berkelanjutan.

Melalui momentum Festival Ai Mangkung, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, unsur terkait, tokoh adat, pemuda, dan masyarakat diharapkan terus terpelihara. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis sekaligus menjaga warisan budaya Sumbawa agar tetap hidup dan relevan bagi generasi mendatang.

Kegiatan pembukaan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Antusiasme masyarakat yang hadir menjadi gambaran bahwa pelestarian budaya bukan sekadar menjaga peninggalan masa lalu, melainkan merawat identitas untuk menjadi pijakan dalam menatap masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *