Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Kodim 1609/Buleleng Capai Progres 31,5 Persen
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month 8 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
*SERIRIT, (13/05/2026)* — Pelaksanaan pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Kodim 1609/Buleleng terus berjalan secara bertahap sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Lokapaksa dengan Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng tersebut menjadi salah satu sarana strategis dalam mendukung konektivitas antarwilayah serta memperlancar mobilitas masyarakat di kawasan pedesaan. Hingga saat ini, progres keseluruhan pembangunan telah mencapai 31,5 persen dengan situasi di lokasi kegiatan dalam keadaan aman dan terkendali.
Pada pelaksanaan pekerjaan fisik hari Selasa, sejumlah tahapan konstruksi menunjukkan perkembangan yang signifikan. Pekerjaan pemasangan batu gunung lantai dasar pylon dan pengecoran telah mencapai 95,5 persen, sementara pemasangan bowplank penggalian pondasi tapak tepi jauh dan tepi dekat telah selesai 100 persen. Di sisi lain, pekerjaan pembesian pondasi tiang pylon dan bandul baik pada tepi dekat maupun tepi jauh masing-masing telah mencapai 85,5 persen. Adapun pekerjaan pengecoran pondasi tiang pylon dan bandul pada kedua sisi telah mencapai progres 33,5 persen.
Selain itu, pengerjaan penggalian lubang anchor bentangan bawah saat ini mencapai 43 persen, disertai pekerjaan pemasangan besi cerucuk untuk pondasi tiang pylon dan besi angkur bandul sebesar 41,5 persen. Proses dropping dan pelangsiran material di lokasi pekerjaan juga terus dilaksanakan secara bertahap, baik di tepi dekat maupun tepi jauh. Material yang telah didatangkan meliputi pasir, batu gunung, batu split, sirtu, papan cor, semen, serta besi sebagai pendukung utama percepatan pembangunan jembatan dengan panjang bentangan sungai 50 meter dan panjang bentangan jembatan 60 meter tersebut.
Dalam mendukung kelancaran pembangunan, personel yang terlibat terdiri dari 15 personel Koramil dan 2 personel Zibang. Seluruh personel bekerja secara terpadu untuk memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai standar teknis yang telah ditentukan. Titik prisma gugur di lokasi pekerjaan juga telah ditetapkan, yakni pada tepi dekat di koordinat 8,2209 LS dan 114,9324 BT serta tepi jauh di koordinat 8,2213 LS dan 114,9328 BT guna menunjang ketepatan pelaksanaan konstruksi di lapangan.
Untuk rencana pekerjaan berikutnya, tim pelaksana akan melanjutkan pembesian pondasi tiang angkur serta pemasangan kropak tiang pylon sebagai bagian dari tahapan lanjutan pembangunan. Kondisi cuaca pada pagi dan siang hari terpantau cerah sehingga mendukung aktivitas pekerjaan, sementara pada sore hari terjadi hujan namun tidak mengganggu secara signifikan jalannya kegiatan. Kodim 1609/Buleleng berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda agar dapat segera dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana penghubung yang aman, efektif, dan mendukung peningkatan kesejahteraan wilayah sekitar.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar