Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Menuju Persit Bisa 2: Dari Rumah Sederhana, Kembang Pucuk Bordir Siap Mengguncang Panggung Fashion Nasional”

Menuju Persit Bisa 2: Dari Rumah Sederhana, Kembang Pucuk Bordir Siap Mengguncang Panggung Fashion Nasional”

  • account_circle Rossa Rossa
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bali-Di tengah derasnya arus tren fast fashion yang serba cepat dan instan, hadir sebuah kisah inspiratif yang tumbuh dari kesabaran, ketelatenan, serta kecintaan terhadap budaya bangsa. Kisah tersebut datang dari UMKM Kembang Pucuk Bordir, sebuah usaha rumahan yang tidak hanya memproduksi busana, tetapi juga menjaga identitas budaya Indonesia melalui keindahan sehelai kebaya.

Didirikan oleh Ny. Kadek Ariasih, anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLI Yonzipur 18 PD IX/Udayana, Kembang Pucuk Bordir menjadi bukti nyata bahwa kreativitas perempuan, khususnya istri prajurit, mampu berkembang menjadi kekuatan ekonomi keluarga sekaligus menjadi garda pelestari warisan budaya bangsa.

Melalui sentuhan bordir yang khas dan bernilai seni tinggi, kebaya tidak lagi dipandang sekadar sebagai busana tradisional, melainkan tampil sebagai simbol keanggunan yang tetap relevan dengan perkembangan zaman. Kebaya, khususnya di Bali, memiliki makna yang sangat mendalam. Ia bukan hanya pakaian, tetapi bagian dari identitas budaya yang digunakan dalam berbagai kegiatan formal, adat, hingga upacara keagamaan.

Seiring perkembangan zaman, kebaya terus mengalami transformasi, baik dari sisi desain, warna, maupun motif. Di sinilah kebaya bordir menemukan ruangnya sebagai bentuk inovasi yang memperkaya tampilan tanpa meninggalkan nilai kesopanan, keindahan, dan filosofi yang menjadi ruh utamanya.

Perjalanan Kembang Pucuk Bordir dimulai pada tahun 2010 dari langkah sederhana seorang ibu rumah tangga yang ingin membantu perekonomian keluarga. Berbekal enam mesin bordir dan lima tenaga kerja rumahan, usaha ini tumbuh secara bertahap namun konsisten.

Strategi pemasaran yang diterapkan pun adaptif dan progresif, mulai dari sistem jemput bola, mengikuti berbagai bazar di sejumlah kota seperti Bali, Bandung, hingga Jakarta, serta aktif berpartisipasi dalam pameran di Art Center Denpasar. Memasuki era digital, media sosial juga dimanfaatkan sebagai sarana efektif untuk memperluas jangkauan pasar.

Yang menjadikan Kembang Pucuk Bordir istimewa bukan hanya hasil akhirnya, tetapi juga proses panjang di balik setiap karya. Setiap kebaya dibuat dengan ketelitian tinggi, dimulai dari penyusunan pola, proses penyablonan menggunakan campuran talek dan air, hingga tahap pembordiran menggunakan mesin khusus dengan benang sutera berkualitas.

Satu helai kebaya dapat memakan waktu pengerjaan hingga tiga sampai empat minggu. Waktu yang panjang tersebut bukan sekadar proses produksi, melainkan wujud dedikasi, ketekunan, dan kecintaan terhadap setiap detail karya.

Menurut Ny. Kadek Ariasih, minat masyarakat terhadap kebaya bordir terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Keunikan motif flora dan fauna yang dipadukan dengan kombinasi warna elegan menjadikan setiap kebaya memiliki karakter dan nilai artistik tersendiri.

“Lebih dari sekadar busana, kebaya bordir adalah ekspresi seni yang memiliki nilai emosional, baik bagi pembuatnya maupun bagi mereka yang mengenakannya,” ungkapnya.

Momentum penting kini menanti. Kembang Pucuk Bordir akan tampil dalam ajang Persit Bisa 2 yang akan diselenggarakan pada 7–9 Mei 2026 di Balai Kartini, Jakarta. Kegiatan ini menjadi panggung strategis bagi anggota Persit Kartika Chandra Kirana untuk menunjukkan kreativitas, inovasi, dan kontribusi nyata dalam melestarikan wastra nusantara, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam mendukung ekonomi kreatif keluarga.

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLI Yonzipur 18 PD IX/Udayana, Ny. Fitria Zaenal Abidin, menegaskan bahwa seni bordir bukanlah pekerjaan biasa. Dibutuhkan ketelitian, kesabaran, serta dedikasi tinggi untuk menghasilkan karya yang bernilai dan berkelas.
“Melalui ajang ini, kami berharap karya-karya istri prajurit tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga mampu menembus pasar fashion kelas atas dan menjadi kebanggaan nasional,” ujarnya.

Lebih jauh, kegiatan ini juga menjadi ajakan terbuka kepada masyarakat, khususnya pecinta kebaya, kolektor wastra, dan generasi muda, untuk turut berperan aktif menjaga keberlangsungan budaya bangsa. Dukungan terhadap UMKM lokal bukan semata soal ekonomi, tetapi juga bagian dari upaya menjaga jati diri bangsa agar tetap hidup di tengah derasnya arus globalisasi.

Kembang Pucuk Bordir telah membuktikan bahwa dari ruang sederhana dapat lahir karya luar biasa. Dengan semangat inovasi, ketekunan, dan komitmen terhadap kualitas, usaha ini tidak hanya menggerakkan ekonomi keluarga, tetapi juga menghidupkan kembali kebaya sebagai simbol keanggunan perempuan Indonesia.

Harapannya, melalui ajang Persit Bisa 2, kebaya bordir tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga mampu melangkah lebih jauh ke panggung high fashion dunia, membawa nama Indonesia dengan penuh keanggunan, nilai budaya, dan kebanggaan nasional.

  • Penulis: Rossa Rossa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dandim 1617/Jembrana Pimpin Peletakan Batu Pertama KDKMP: Akselerasi Pembangunan Ekonomi Desa.

    Dandim 1617/Jembrana Pimpin Peletakan Batu Pertama KDKMP: Akselerasi Pembangunan Ekonomi Desa.

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Rossa Rossa
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Jembrana – Komitmen Kodim 1617/Jembrana dalam mendukung program pemerintah daerah demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kembali ditunjukkan. Pada hari Sabtu, 13 Desember 2025, bertempat di Desa Delodberawah, Kecamatan Mendoyo, Dandim 1617/Jembrana, Letkol Inf Sy. Gafur Thalib, S.I.P., M.Si., secara simbolis memimpin kegiatan peletakan batu pertama pembangunan fisik Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP). Kegiatan ini menandai […]

  • Babinsa Sertu Juaqim Da Costa Gotong Royong Bersama Warga Jaga Kebersihan Fasilitas Umum

    Babinsa Sertu Juaqim Da Costa Gotong Royong Bersama Warga Jaga Kebersihan Fasilitas Umum

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Rossa Rossa
    • visibility 17
    • 0Komentar

    SUMBA BARAT, NTT – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan fasilitas umum dan lingkungan, Babinsa Koramil 01/Loli Kodim 1613/Sumba Barat, Sertu Juaqim Da Costa, bersama warga melaksanakan kegiatan pembersihan jalan desa di Desa Weepatola, Kecamatan Tanarighu, Kabupaten Sumba Barat, pada Jumat (30/01/2026). Kegiatan pembersihan jalan ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi […]

  • Komsos Humanis Babinsa Koramil Maurole Dorong Kesadaran Lingkungan Warga
    NTB

    Komsos Humanis Babinsa Koramil Maurole Dorong Kesadaran Lingkungan Warga

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Rossa Rossa
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Ende, Babinsa Koramil 1602-04/Maurole, Sertu Donatus Kiri, melaksanakan kegiatan Pul Data Teritorial, Komunikasi Sosial (Komsos), dan Pengamanan Wilayah (Pamwil) di wilayah Desa Maurole, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, pada Senin pagi pukul 08.30 WITA. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Camat Maurole ini bertujuan untuk memantau situasi keamanan wilayah binaan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. […]

  • Wujudkan Kondusivitas Wilayah, Babinsa Rangdu Laksanakan Komsos Bersama Tokoh Masyarakat

    Wujudkan Kondusivitas Wilayah, Babinsa Rangdu Laksanakan Komsos Bersama Tokoh Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Rossa Rossa
    • visibility 21
    • 0Komentar

    SERIRIT, (04/11/2025) — Babinsa Desa Rangdu, Serma I Made Widi Adnyana, bersama Bhabinkamtibmas Desa Rangdu, Aiptu Ketut Agus Tawan, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan warga masyarakat di Banjar Dinas Kerta Nadi, Desa Rangdu, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, pada hari Selasa, 4 November 2025 pukul 10.00 Wita. Kegiatan Komsos ini dihadiri oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas […]

  • Babinsa Kodim 1627/Rote Ndao Amankan Keberangkatan Kapal Garda Maritim 3 di Pelabuhan Pantai Baru

    Babinsa Kodim 1627/Rote Ndao Amankan Keberangkatan Kapal Garda Maritim 3 di Pelabuhan Pantai Baru

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Rossa Rossa
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Rote Ndao – Untuk menjaga keamanan jalanan transportasi laut, Babinsa dari Koramil yang dipimpin oleh Kodim 1627/Rote Ndao melakukan pengamanan dan pengawasannyaun di Pelabuhan ASDP Pantai Baru, Kecamatan Ofalangga, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten R Koptu Mesak Foeh, yang adalah Babinsa, melakukan penugasan terkait dengan pengamanan di atas mulai pukul 08.00 WITA. Tugas tersebut bertujuan sebagai […]

  • Babinsa dan Bhabinkamtibmas Karang Baru Timur Perkuat Kamtibmas Lewat Komsos Bersama Tokoh Masyarakat dan Pemuda

    Babinsa dan Bhabinkamtibmas Karang Baru Timur Perkuat Kamtibmas Lewat Komsos Bersama Tokoh Masyarakat dan Pemuda

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Rossa Rossa
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Lombok Timur – Babinsa Desa Karang Baru Timur Serda Irawanmelaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Bhabinkamtibmas di Dusun Tampatan, Desa Karang Baru Timur, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur. Selasa (13/01/2026). Dalam kegiatan tersebut, Babinsa dan Bhabinkamtibmas memberikan himbauan kepada Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda agar selalu bekerja sama dengan Pemerintah Desa dalam membantu pembangunan desa, […]

expand_less