Beranda / Uncategorized / Cegah Karhutla, Babinsa Desa Tupan Turun Langsung Pantau Aktivitas Warga

Cegah Karhutla, Babinsa Desa Tupan Turun Langsung Pantau Aktivitas Warga

NTT, TTS — Upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran TNI di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan. Salah satunya melalui kegiatan monitoring wilayah yang dilaksanakan Babinsa Desa Tupan, Koramil 1621-01/Soe, Sertu Renhard Bullan, Senin (14/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai tersebut dilakukan dengan menyambangi dan memantau aktivitas masyarakat di wilayah Desa Tupan, Kecamatan Batuputih. Dalam kesempatan itu, Babinsa tidak hanya memantau situasi wilayah, tetapi juga memberikan imbauan langsung kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di sekitar tempat tinggal maupun lahan pertanian.

Sertu Renhard Bullan mengingatkan warga untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, terlebih dalam kegiatan pembukaan lahan pertanian baru. Kondisi lahan yang kering dapat membuat api dengan cepat merambat dan sulit dikendalikan sehingga berpotensi menimbulkan kerugian bagi masyarakat serta mengganggu lingkungan.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada aparat terkait apabila menemukan adanya indikasi kebakaran yang diduga sengaja dilakukan oleh oknum untuk membuka lahan pertanian.

Langkah tersebut dinilai penting sebagai bentuk deteksi dan pencegahan dini agar potensi kebakaran dapat segera ditangani sebelum meluas.

Pjs. Danramil 1621-01/Kota SoE, Peltu Endet Sutisna, menegaskan bahwa kegiatan monitoring wilayah merupakan bagian dari upaya Babinsa untuk menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Jangan menunggu api membesar baru bertindak.

Apabila melihat adanya titik api atau aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada aparat agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” ujar Peltu Endet Sutisna.

Menurutnya, pencegahan karhutla membutuhkan peran bersama. Babinsa akan terus melakukan pemantauan di wilayah binaannya dan membangun komunikasi dengan masyarakat guna menciptakan kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh pihak.

“Yang paling utama adalah mencegah. Kami berharap masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena dampaknya bisa merugikan diri sendiri maupun warga

lainnya,” tambahnya. (Pen1621)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *