Babinsa Yehkuning Jadi Pelopor Gotong Royong Jelang Ritual Melasti di Pantai Jembrana
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JEMBRANA – Menjelang hari Suci Nyepi Caka 1948 tahun 2026, Babinsa Desa Yehkuning, Serka Made Yartana, menunjukkan aksi nyata dalam mendukung kelancaran kegiatan keagamaan di wilayah binaannya. Bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Gusti Ngurah Ketut Ariada, Babinsa menginisiasi aksi gotong royong besar-besaran di Banjar Tengah, Desa Yehkuning, Kecamatan Jembrana, Jumat (13/03/2026).
Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan dan penataan lokasi di sekitar Pantai Yehkuning. Lokasi tersebut direncanakan menjadi pusat pelaksanaan upacara *Melasti atau Mekiis* bagi seluruh Desa Adat di wilayah Kecamatan Jembrana yang akan digelar pada Senin, 16 Maret mendatang.
“Kehadiran kami di tengah masyarakat adalah untuk memastikan persiapan rangkaian Hari Suci Nyepi berjalan maksimal. Gotong royong ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, tapi juga mempererat silaturahmi antara TNI dan warga binaan,” ujar Serka Made Yartana di sela-sela kegiatannya.
Aksi bersih-bersih ini diikuti oleh sekitar 200 orang yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari Staf Kecamatan Jembrana, Perbekel Desa Yehkuning, Bendesa Adat, hingga para pelajar sekolah dasar. Antusiasme warga terlihat sangat tinggi dalam menata pesisir pantai agar layak dan khidmat saat digunakan untuk ritual penyucian diri tersebut.
Perbekel Desa Yehkuning, Gusti Made Adiasa Susila, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan aktif Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Menurutnya, kehadiran aparat teritorial sangat membantu dalam mengoordinasikan massa sehingga kegiatan berjalan lebih teratur dan bersemangat.
Seluruh rangkaian kegiatan gotong royong berakhir dengan kondisi lingkungan yang tertata rapi. Sinergitas antara TNI, Polri, dan tokoh masyarakat ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai kebersamaan masih terjaga kuat di Bumi Makepung dalam menyambut hari besar keagamaan.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar