TNI dan Mahasiswa Bersinergi! Babinsa Koramil 1612-02/Komodo Dukung Program Sosial, Edukasi, dan Lingkungan di Menjaga
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
- comment 0 komentar

Senin, 28 Juli 2025 | Macang Tanggar, Manggarai Barat – Suasana hangat penuh antusiasme menyelimuti Dusun Menjaga, Desa Macang Tanggar, Kecamatan Komodo, saat Babinsa Koramil 1612-02/Komodo, Sertu Yamin, menggelar tatap muka bersama 23 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Rombongan mahasiswa yang dipimpin oleh Rozi, sebagai koordinator lapangan, akan menjalankan berbagai program pengabdian masyarakat selama 40 hari ke depan di wilayah tersebut.
Dalam pertemuan yang digelar secara santai namun sarat makna itu, masing-masing koordinator divisi dari tim KKN UMY memaparkan program unggulan yang akan mereka laksanakan selama masa tinggal di dusun, yang mencakup sektor pertanian, pendidikan, sosial budaya, hingga media dan kesehatan.
Divisi pertanian yang dikoordinatori oleh Iga Purba memfokuskan kegiatan pada sosialisasi pertanian organik, termasuk pembuatan dan penggunaan POC (Pupuk Organik Cair) serta budidaya sayuran ramah lingkungan.
Di bidang pendidikan, Muhamad Muhamadisin Rozi menginisiasi program “Gemar Mengajar” dan “Gemar Mengaji” khusus untuk anak-anak di masjid, gotong royong tempat ibadah, serta membuka les Bahasa Inggris untuk siswa sekolah dasar.
Sementara itu, Indra Gunawan, koordinator sosial budaya, mengangkat program “Rumah Ramah Warga”, pelestarian seni budaya lokal, serta penanaman mangrove sebagai upaya konservasi pesisir.
Tak ketinggalan, Riski Irwansyah dari divisi media akan mendokumentasikan seluruh kegiatan dalam bentuk film dokumenter bertajuk “Kampung Menjaga”, yang rencananya akan diunggah ke berbagai platform digital sebagai bentuk promosi dan arsip pengabdian mereka.
Pesan dan harapan penuh babinsa sertu yamin, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas semangat pengabdian para mahasiswa dan memberikan pesan penting sebagai pembekalan moral dan etika selama mereka tinggal di tengah masyarakat.
“Selama 40 hari ke depan, adik-adik mahasiswa bukan hanya membawa ilmu, tapi juga membawa nama baik kampus dan keluarga. Maka, jaga sikap, tutur kata, dan perbuatan sehari-hari. Kalian akan jadi cerminan dan panutan warga sekitar,” tegas Sertu Yamin.
Ia juga mendorong agar setiap program yang dijalankan benar-benar berdampak dan meninggalkan kesan baik bagi masyarakat.
“Buatlah sesuatu yang bermanfaat untuk orang banyak. Kehadiran kalian di sini bukan sekadar tugas kuliah, tapi juga ladang amal dan kesempatan untuk belajar dari kehidupan masyarakat desa,” tambahnya.
Pertemuan tersebut menjadi pembuka dari rangkaian program KKN UMY di Dusun Menjaga, yang diharapkan mampu membangun kolaborasi positif antara generasi muda, aparat teritorial, dan masyarakat desa untuk menciptakan perubahan kecil yang bermakna.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar