Cegah Gangguan Kamtibmas, Babinsa Gilimanuk Tertibkan dan Pulangkan Kelompok Anak Punk
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
- comment 0 komentar

JEMBRANA – Babinsa Kelurahan Gilimanuk, Sertu Moh. Adam, mengambil langkah tegas namun humanis dalam menjaga kondusivitas wilayah perbatasan. Bersama Bhabinkamtibmas Brigadir Teguh Santoso, Babinsa melaksanakan kegiatan pengamanan dan pemulangan lima orang remaja kelompok “anak punk” yang ditemukan tanpa identitas resmi di wilayah Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Rabu (07/01/2026).
Kelompok remaja yang terdiri dari Izza (15), Putri (15), Salman (17), Emelsa (16), dan Farhan (17) tersebut diketahui berasal dari Surabaya dan Gresik, Jawa Timur. Saat diperiksa oleh petugas, mereka mengaku berencana menuju Denpasar untuk mencari pekerjaan, namun tidak satupun dari mereka yang mampu menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau identitas diri lainnya.
Sertu Moh. Adam menjelaskan bahwa tindakan pemulangan ini diambil sebagai langkah preventif untuk melindungi para remaja tersebut sekaligus menjaga ketertiban masyarakat di Bali.
“Kami memberikan pemahaman bahwa bepergian jauh tanpa identitas dan tujuan yang jelas sangat berisiko. Langkah pemulangan ini kami lakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama mereka berada di perjalanan atau di kota tujuan nantinya,” tegas Sertu Moh. Adam.
Setelah diberikan pembinaan singkat mengenai pentingnya administrasi kependudukan dan keselamatan, kelima remaja tersebut difasilitasi untuk dipulangkan kembali ke daerah asal mereka di Jawa Timur melalui Pelabuhan Gilimanuk.
Langkah proaktif Babinsa ini mendapat apresiasi dari warga sekitar karena dinilai efektif dalam meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di pintu masuk Pulau Dewata. Seluruh rangkaian kegiatan pemulangan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar