Danramil Mendoyo Hadiri Pengukuhan Bendesa Adat Munduk Anggrek Kaja, Tekankan Sinergitas TNI dan Tokoh Adat.
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
- comment 0 komentar

JEMBRANA – Danramil 1617-02/Mendoyo, Kapten Inf. Made Sujana Arianta, menghadiri upacara pengukuhan (Ngadegan) Jro Bendesa dan Prajuru Desa Adat Munduk Anggrek Kaja periode 2026-2031. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Pura Puseh Desa Adat Munduk Anggrek Kaja, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo, Sabtu (03/01/2026).
Kehadiran Danramil dalam acara ini mendampingi Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, S.E., M.M., serta jajaran Forkopimcam lainnya. Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap adat istiadat setempat, kehadiran TNI juga bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan tertib.
Dalam kesempatan tersebut, I Gede Wiracita resmi dikukuhkan sebagai Bendesa Adat Munduk Anggrek Kaja berdasarkan SK MDA Provinsi Bali Nomor: 328/SK-P/MDA P-BALI/I/2026.
Kapten Inf. Made Sujana Arianta menyampaikan bahwa peran tokoh adat, khususnya Bendesa, sangat vital dalam menjaga stabilitas keamanan di tingkat desa. “TNI melalui Koramil Mendoyo selalu siap bersinergi dengan prajuru desa adat yang baru dalam menjaga kerukunan warga serta menyukseskan program-program pembangunan di wilayah Mendoyo,” ujarnya.
Senada dengan Danramil, Bupati Jembrana dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara desa dinas dan desa adat untuk kesejahteraan masyarakat. Bupati juga mengapresiasi pengamanan yang dilakukan oleh personel Babinsa bersama Bhabinkamtibmas sehingga acara berjalan tanpa kendala.
Kegiatan yang dihadiri oleh Ketua MDA Kabupaten Jembrana dan tokoh masyarakat setempat ini diakhiri dengan penandatanganan Patra Pengeling-eling sebagai tanda sahnya kepengurusan baru. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar