Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Buleleng Capai Progres 32 Persen
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SERIRIT, (14/05/2026) — Pelaksanaan pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Kodim 1609/Buleleng terus berjalan secara bertahap sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Lokapaksa dengan Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng tersebut menjadi salah satu sarana strategis dalam mendukung konektivitas antarwilayah serta memperlancar mobilitas masyarakat di kawasan pedesaan. Hingga Rabu, progres keseluruhan pembangunan telah mencapai 32 persen dengan situasi di lapangan terpantau aman dan terkendali.
Pada tahapan pekerjaan fisik, sejumlah sasaran utama terus dikerjakan secara simultan. Pemasangan batu gunung lantai dasar pilon dan pengecoran telah mencapai 96 persen, sementara pemasangan bowplank penggalian pondasi tapak tepi jauh dan tepi dekat telah selesai 100 persen. Di samping itu, pengerjaan penggalian lubang anchor bentangan bawah mencapai 44 persen, sedangkan pekerjaan pemasangan besi cerucuk untuk pondasi tiang pylon dan besi angkur bandul telah mencapai 42 persen. Pembesian pondasi tiang pylon dan bandul, baik tepi dekat maupun tepi jauh, masing-masing mencapai 86 persen.
Pekerjaan pengecoran pondasi tiang pylon dan bandul pada kedua sisi jembatan juga terus dilaksanakan dengan capaian 34 persen. Jembatan Perintis Garuda ini dirancang memiliki panjang bentangan jembatan 60 meter dengan bentangan sungai sepanjang 50 meter. Adapun titik prisma gugur berada pada koordinat tepi dekat Co 8,2209S dan 114,9324E, sedangkan tepi jauh berada pada koordinat Co 8,2213S dan 114,9328E. Ke depan, pekerjaan akan difokuskan pada pembesian pondasi tiang angkur serta pemasangan kropak tiang pylon guna mendukung percepatan tahapan konstruksi berikutnya.
Selain pekerjaan konstruksi, proses dropping dan pelangsiran material juga terus dilaksanakan untuk memastikan kebutuhan pembangunan terpenuhi. Pada tepi dekat, material yang telah didistribusikan meliputi pasir sebanyak 4 truk, batu gunung 4 truk, sirtu 5 truk, papan cor 19 lembar, semen 250 sak, serta besi sebanyak 60 batang dengan progres dropping mencapai 20 persen. Sementara itu, dropping material pada tepi jauh juga terus berjalan secara bertahap dengan capaian 20 persen guna mendukung kelancaran pekerjaan konstruksi di lapangan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan pembangunan melibatkan personel TNI AD dari Koramil sebanyak 15 orang dan personel Zibang sebanyak 2 orang. Hingga saat ini belum terdapat pelibatan Tim VRI maupun masyarakat dalam pekerjaan di lapangan. Kodim 1609/Buleleng terus berkomitmen melaksanakan pembangunan secara optimal agar Jembatan Perintis Garuda dapat segera dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana penunjang aktivitas ekonomi, sosial, dan mobilitas antarwilayah di Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar