TIMOR TENGAH SELATAN – Semangat pengabdian tanpa batas ditunjukkan oleh jajaran Kodim 1621/TTS dalam mengawal program strategis pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Selama dua hari, Selasa hingga Rabu (6-7 Januari 2026), Dandim 1621/TTS Letkol Inf. Gunawan Budhi Prasetyo, S.Sos., memimpin langsung rombongan perwira dan Anggota menembus pelosok wilayah TTS hingga tengah malam.
Perjalanan ini bukanlah perjalanan mudah. Menempuh jalur darat yang membelah perbukitan dari Desa Panite, Polo, Oebelo,Toineke, Tuafanu, Hoebeti, hingga mencapai Boking dan beberapa Desa di wilayah Amanatun Utara dan Amanuban Barat seperti Desa Oe Ekam,Oe Let, dan Desa Bila rombongan harus berpacu dengan waktu dan cuaca.
Dandim 1621/TTS, Letkol Inf. Gunawan Budhi Prasetyo, menegaskan bahwa pengecekan langsung ke lokasi konstruksi adalah harga mati demi kualitas program bagi rakyat.
“Kami hadir bukan sekadar melihat, tapi memastikan bahwa fondasi ekonomi rakyat melalui KDKMP ini terbangun dengan kokoh. Lelahnya perjalanan dan dinginnya malam di pelosok TTS tidak sebanding dengan harapan besar masyarakat yang kami pikul,” tegas Letkol Gunawan saat tiba di Amanatun Utara.
Keberhasilan rombongan menembus medan yang luas dalam waktu singkat tidak lepas dari peran Pasi Intel Kodim 1621/TTS, Kapten Inf. Gunawan Budhi Haryanto. Selaku perwira yang memimpin pengamanan dan pemetaan jalur, ia memastikan setiap titik yang dikunjungi aman bagi rombongan meski harus bergerak hingga pukul 23.00 WITA.
Kapten Inf. Gunawan Budhi Haryanto menjelaskan bahwa faktor keamanan personel dan kelancaran mobilitas adalah prioritas utama di medan yang dinamis.
“Tugas kami adalah memastikan pergerakan Bapak Dandim dan rombongan berjalan tanpa hambatan sedikit pun. Setiap jengkal jalur kami pantau, koordinasi dengan Unit Intel dan Babinsa di lapangan diperketat, karena misi ini sangat penting untuk masyarakat TTS,” ujar Pasi Intel.
Ketangguhan juga ditunjukkan oleh para Danramil, mulai dari Lettu Inf. Yorim Nubatonis, Kapten Inf. I Komang Wenten, hingga Kapten Inf. Simon Halek, yang telah bersiaga di wilayah masing-masing untuk menyambut dan mendampingi Dandim melakukan verifikasi lapangan. Para anggota Babinsa, Provost, hingga driver dan ajudan serta Anggota Penerangan menjadi mesin penggerak yang memastikan agenda maraton ini tuntas dengan aman.
Salah satu perwira pendamping menambahkan, “Kami semua bergerak dalam satu komando. Meski tenaga terkuras karena perjalanan hingga larut malam, melihat antusiasme masyarakat yang menyambut kami dengan kain adat di Amanatun Utara menjadi penawar lelah yang luar biasa.”
Kunjungan dua hari ini mencakup pemeriksaan intensif di berbagai desa, termasuk Desa Tuafanu, Hoebeti, hingga Boking. KDKMP diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa yang dikelola secara profesional oleh para Pengurus KDKMP dibawah pengendalian dan pengawasan para Kades ataupun Lurah setempat.
Kegiatan pengecekan yang berakhir lancar pada Rabu (07/01) ini membuktikan bahwa sinergi antara pimpinan, perwira staf, dan anggota di lapangan menjadi kunci utama keberhasilan TNI dalam mendukung pembangunan di daerah tertinggal.(Pen1621)
Saat ini belum ada komentar