FKGK dan Kodim 1608/Bima Komitmen Ciptakan Suasana Aman dan Kondusif Menyambut Natal
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
- comment 0 komentar

Kota Bima — Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan pelaksanaan Natal bersama di Kota Bima, Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc. memimpin kunjungan silaturahmi bersama pengurus Forum Komunikasi Gereja Kristen (FKGK) ke Kantor Walikota Bima pada Selasa pagi, 6/1/2026.
Pada kesempatan ini, Dandim Samuel menyampaikan laporan kesiapan ibadah Natal bersama yang akan digelar pada Selasa, 13 Januari 2026 pukul 19.00 Wita di Paruga Nae Kelurahan Manggemaci, Kecamatan Mpunda Kota Bima. Juga disampaikan undangan kepada Walikota Bima dan Wakil Walikota untuk hadir dalam acara tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi sinergi dan dukungan dari Pemerintah Kota Bima dalam menyukseskan Natal bersama. Silaturahmi ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif bagi seluruh umat Kristiani di Kota Bima,” ujar Letkol Samuel.
Beliau juga mengungkapkan, “Sejak kedatangan kami di Bima, kami terus membangun komunikasi dengan berbagai lembaga seperti FKUB dan tokoh masyarakat untuk menjaga kerukunan antar umat beragama. Kami juga mengundang Walikota Bima untuk menjadi warga kehormatan Kodim 1608/Bima, sebuah kehormatan yang kami berikan sebagai simbol kebersamaan.”
Sementara itu, Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE menyatakan dukungannya penuh terhadap pelaksanaan Natal bersama. “Kami pastikan akan hadir dalam kegiatan ini, kecuali ada tugas luar kota. Masyarakat Kota Bima secara umum mendukung kegiatan ini secara positif, meskipun ada beberapa yang keberatan, dan kami akan menanganinya dengan pendekatan persuasif melalui Kesbangpol,” tukasnya.
Lebih jauh, Walikota menekankan pentingnya koordinasi yang intensif di tingkat kelurahan dengan melibatkan Babinsa, Babinkamtibmas, dan para tokoh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Natal.
Kunjungan silaturahmi berjalan lancar dan aman. Dandim 1608/Bima meninggalkan Kantor Walikota tanda berakhirnya komunikasi yang hangat antara TNI, pemerintah daerah, dan tokoh agama di Kota Bima.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar