Babinsa Macang Tanggar Hadiri Mediasi Rencana Pembangunan KDKMP, Aspirasi Warga Jadi Perhatian Pemerintah TNI–Polri dan Pemerintah Kecamatan Komodo Fasilitasi Mediasi Lokasi KDKMP di SDI Nanga Nae Babinsa Dampingi Mediasi Pembangunan KDKMP, Warga Macang Tanggar Sampaikan Usulan Lokasi Alternatif Mediasi KDKMP di SDI Nanga Nae Berlangsung Aman dan Kondusif Berkat Sinergi Aparat Kewilayahan Manggarai Barat — Babinsa Desa Macang Tanggar Koramil 1630-01/Komodo, Sertu Yamin, menghadiri kegiatan mediasi terkait rencana lokasi pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang berlangsung pada Senin, 05 Januari 2026, bertempat di SDI Nanga Nae, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Kegiatan mediasi tersebut dipimpin oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Komodo dan dihadiri oleh unsur Forkopimcam serta tokoh masyarakat. Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Danramil 1630-01/Komodo, Kapolsek Komodo, Kepala Desa Macang Tanggar, Ketua BPD Macang Tanggar, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta tokoh masyarakat dan perwakilan generasi muda. Mediasi dilaksanakan sebagai bentuk upaya pemerintah kecamatan untuk menampung aspirasi dan masukan masyarakat terkait rencana pembangunan KDKMP. Dalam forum tersebut, warga menyampaikan penolakan terhadap rencana pembangunan KDKMP di area SDI Nanga Nae, dengan alasan dapat mengganggu aktivitas generasi muda dalam berolahraga serta berpotensi menyebabkan penyempitan lahan sekolah. Masyarakat mengusulkan agar lokasi pembangunan KDKMP tetap berada di tanah desa seluas 2 hektare di wilayah Kaca Mese, yang sebelumnya telah dilakukan survei, meskipun hasil survei tersebut belum masuk dalam kategori KDKMP. Warga berharap pemerintah dapat mempertimbangkan kembali lokasi tersebut demi kepentingan bersama dan keberlanjutan fasilitas umum. Sekcam Komodo dalam kesimpulan sementara menyampaikan bahwa seluruh masukan dan usulan warga akan dilaporkan kepada pimpinan di tingkat yang lebih tinggi di Kabupaten Manggarai Barat, guna menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan selanjutnya. Untuk sementara, pihak kecamatan meminta masyarakat menunggu informasi lanjutan dari pemerintah daerah. Dalam jalannya mediasi sempat terjadi dinamika dan perbedaan pendapat antara pihak pemerintah dan warga sekitar. Namun demikian, berkat peran aktif aparat kewilayahan, termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas, kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan terkendali. Kehadiran Babinsa Sertu Yamin dalam kegiatan tersebut merupakan wujud nyata komitmen TNI AD melalui Koramil 1630-01/Komodo dalam mendukung penyelesaian permasalahan di wilayah binaan secara dialogis, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, demi terciptanya situasi wilayah yang kondusif dan harmonis.
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Senin, 5 Jan 2026
- comment 0 komentar

Babinsa Macang Tanggar Hadiri Mediasi Rencana Pembangunan KDKMP, Aspirasi Warga Jadi Perhatian Pemerintah
TNI–Polri dan Pemerintah Kecamatan Komodo Fasilitasi Mediasi Lokasi KDKMP di SDI Nanga Nae
Babinsa Dampingi Mediasi Pembangunan KDKMP, Warga Macang Tanggar Sampaikan Usulan Lokasi Alternatif
Mediasi KDKMP di SDI Nanga Nae Berlangsung Aman dan Kondusif Berkat Sinergi Aparat Kewilayahan
Manggarai Barat — Babinsa Desa Macang Tanggar Koramil 1630-01/Komodo, Sertu Yamin, menghadiri kegiatan mediasi terkait rencana lokasi pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang berlangsung pada Senin, 05 Januari 2026, bertempat di SDI Nanga Nae, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.
Kegiatan mediasi tersebut dipimpin oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Komodo dan dihadiri oleh unsur Forkopimcam serta tokoh masyarakat. Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Danramil 1630-01/Komodo, Kapolsek Komodo, Kepala Desa Macang Tanggar, Ketua BPD Macang Tanggar, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta tokoh masyarakat dan perwakilan generasi muda.
Mediasi dilaksanakan sebagai bentuk upaya pemerintah kecamatan untuk menampung aspirasi dan masukan masyarakat terkait rencana pembangunan KDKMP. Dalam forum tersebut, warga menyampaikan penolakan terhadap rencana pembangunan KDKMP di area SDI Nanga Nae, dengan alasan dapat mengganggu aktivitas generasi muda dalam berolahraga serta berpotensi menyebabkan penyempitan lahan sekolah.
Masyarakat mengusulkan agar lokasi pembangunan KDKMP tetap berada di tanah desa seluas 2 hektare di wilayah Kaca Mese, yang sebelumnya telah dilakukan survei, meskipun hasil survei tersebut belum masuk dalam kategori KDKMP. Warga berharap pemerintah dapat mempertimbangkan kembali lokasi tersebut demi kepentingan bersama dan keberlanjutan fasilitas umum.
Sekcam Komodo dalam kesimpulan sementara menyampaikan bahwa seluruh masukan dan usulan warga akan dilaporkan kepada pimpinan di tingkat yang lebih tinggi di Kabupaten Manggarai Barat, guna menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan selanjutnya. Untuk sementara, pihak kecamatan meminta masyarakat menunggu informasi lanjutan dari pemerintah daerah.
Dalam jalannya mediasi sempat terjadi dinamika dan perbedaan pendapat antara pihak pemerintah dan warga sekitar. Namun demikian, berkat peran aktif aparat kewilayahan, termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas, kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan terkendali.
Kehadiran Babinsa Sertu Yamin dalam kegiatan tersebut merupakan wujud nyata komitmen TNI AD melalui Koramil 1630-01/Komodo dalam mendukung penyelesaian permasalahan di wilayah binaan secara dialogis, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, demi terciptanya situasi wilayah yang kondusif dan harmonis.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar