Akses Jalan Antar Desa di Kecamatan Elar Terputus Akibat Longsor
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Minggu, 28 Des 2025
- comment 0 komentar

Pendim1612 — Tanah longsor terjadi di perbatasan Desa Golo Munde, Kecamatan Elar, dengan Desa Lempang Paji, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, pada Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 09.45 WITA. Peristiwa tersebut mengakibatkan terputusnya sementara akses jalan penghubung antar desa di wilayah Kecamatan Elar dan Kecamatan Elar Selatan.
Longsor diduga dipicu oleh kondisi tanah yang labil serta tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Material longsoran berupa tanah dan bebatuan menutupi badan jalan utama, sehingga kendaraan roda empat tidak dapat melintas. Sementara itu, kendaraan roda dua masih dapat melintas dengan sangat hati-hati.
Akibat kejadian ini, aktivitas masyarakat menjadi terganggu, khususnya mobilitas orang, barang, dan jasa. Selain itu, terdapat potensi terjadinya longsor susulan apabila curah hujan kembali meningkat. Meski demikian, hingga saat ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Hingga Minggu siang, akses jalan penghubung antar desa masih tertutup material longsor dan belum dilakukan pembersihan. Hal ini dikarenakan sebagian besar masyarakat setempat sedang melaksanakan ibadah Misa Hari Minggu.
Komandan Kodim 1612/Manggarai, Letkol Arh Amos Comenius Silaban, S.H., M.M., telah memerintahkan Babinsa setempat, Sertu Aan Kurniawan, untuk menghimbau masyarakat sekitar agar bersama-sama melaksanakan pembersihan material longsor secara gotong royong dengan menggunakan alat seadanya, guna memperlancar kembali arus lalu lintas.
Sementara itu, Babinsa Koramil 1612-04/Elar, Sertu Aan Kurniawan, terus melakukan pemantauan di lokasi kejadian guna memastikan kondisi keamanan serta perkembangan situasi pascalongsor.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati, khususnya saat melintasi jalur yang rawan longsor, serta selalu mengikuti arahan dari aparat setempat demi keselamatan bersama.
Tanah Longsor Tutup Akses Jalan Elar–Elar Selatan, TNI dan Warga Lakukan Gotong Royong
Akses Jalan Antar Desa di Kecamatan Elar Terputus Akibat Longsor
Babinsa Elar Imbau Warga Gotong Royong Bersihkan Material Longsor
Longsor di Perbatasan Golo Munde–Lempang Paji Putuskan Akses Jalan
Tanah Longsor Tutup Akses Jalan Elar Menuju Elar Selatan, TNI Bersama Masyarakat Bahu Membahu Membersihkan Jalan
Pendim1612 — Tanah longsor terjadi di perbatasan Desa Golo Munde, Kecamatan Elar, dengan Desa Lempang Paji, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, pada Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 09.45 WITA. Peristiwa tersebut mengakibatkan terputusnya sementara akses jalan penghubung antar desa di wilayah Kecamatan Elar dan Kecamatan Elar Selatan.
Longsor diduga dipicu oleh kondisi tanah yang labil serta tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Material longsoran berupa tanah dan bebatuan menutupi badan jalan utama, sehingga kendaraan roda empat tidak dapat melintas. Sementara itu, kendaraan roda dua masih dapat melintas dengan sangat hati-hati.
Akibat kejadian ini, aktivitas masyarakat menjadi terganggu, khususnya mobilitas orang, barang, dan jasa. Selain itu, terdapat potensi terjadinya longsor susulan apabila curah hujan kembali meningkat. Meski demikian, hingga saat ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Hingga Minggu siang, akses jalan penghubung antar desa masih tertutup material longsor dan belum dilakukan pembersihan. Hal ini dikarenakan sebagian besar masyarakat setempat sedang melaksanakan ibadah Misa Hari Minggu.
Komandan Kodim 1612/Manggarai, Letkol Arh Amos Comenius Silaban, S.H., M.M., telah memerintahkan Babinsa setempat, Sertu Aan Kurniawan, untuk menghimbau masyarakat sekitar agar bersama-sama melaksanakan pembersihan material longsor secara gotong royong dengan menggunakan alat seadanya, guna memperlancar kembali arus lalu lintas.
Sementara itu, Babinsa Koramil 1612-04/Elar, Sertu Aan Kurniawan, terus melakukan pemantauan di lokasi kejadian guna memastikan kondisi keamanan serta perkembangan situasi pascalongsor.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati, khususnya saat melintasi jalur yang rawan longsor, serta selalu mengikuti arahan dari aparat setempat demi keselamatan bersama.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar