Babinsa Desa Baluk Jadi Garda Terdepan Jaga Ketertiban Prosesi Ngaben Warga Jembrana
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
- comment 0 komentar

JEMBRANA – Komitmen Babinsa dalam melayani dan mendampingi masyarakat kembali terlihat nyata. Babinsa Desa Baluk, Sertu Gusti Komang Tri Guna, menunjukkan peran aktifnya dengan ikut serta dalam pemantauan dan pengamanan kegiatan upacara Ngaben (upacara kremasi jenazah) salah satu warga Banjar Baluk 1, Desa Baluk, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.
Kegiatan pengamanan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 12 Desember 2025, dan merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dengan unsur keamanan desa. Dalam tugasnya, Babinsa bersinergi dengan Polprades (Polisi Praja Desa), I Gede Adnyana, serta Pecalang Desa Adat Baluk.
Tujuan utama dari pengamanan ini adalah untuk membantu kelancaran seluruh rangkaian prosesi Ngaben, mulai dari keberangkatan dari rumah duka hingga selesainya proses di setra atau kuburan. Kehadiran Babinsa dan tim gabungan ini sangat krusial untuk memastikan seluruh tahapan upacara berjalan dengan tertib, lancar, dan aman.
“Kehadiran kami bersama Polprades dan Pecalang adalah untuk memastikan prosesi sakral ini berjalan lancar tanpa kendala. Ngaben adalah ritual penting dalam budaya Hindu di Bali, dan sudah menjadi tugas kami sebagai aparat kewilayahan untuk mendukung dan mengawal kegiatan masyarakat,” ujar Sertu Tri Guna.
Upacara Ngaben merupakan ritual keagamaan Hindu yang memiliki nilai filosofis tinggi, yaitu untuk mensucikan roh yang meninggal dunia, mempercepat kembalinya roh ke alam asalnya, dan mengembalikan unsur Panca Maha Bhuta (lima unsur alam) kepada pencipta (Ida Sanghyang Widhi Wasa).
Prosesi Ngaben berjalan dengan tertib, lancar, dan aman, menunjukkan keberhasilan kolaborasi antara aparat keamanan dan lembaga adat setempat dalam menjaga ketertiban umum. Ini sekaligus menegaskan kembali peran Babinsa sebagai ujung tombak TNI yang selalu siap sedia membantu masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam ritual adat dan keagamaan.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar