Babinsa Sertu Saidin Kawal Proses Mediasi Sengketa Lahan di Pasir Putih, Imbau Utamakan Kekeluargaan
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
- comment 0 komentar

Labuan Bajo, 18 November 2025 – Dalam rangka mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, serta penyelesaian berbagai persoalan di wilayah binaan, Babinsa Koramil 1630-01/Komodo, Sertu Saidin, melaksanakan kegiatan monitoring dan pendampingan mediasi penyelesaian sengketa tanah Pemerintah Desa Pasir Putih. Kegiatan mediasi ini berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.
Mediasi yang difasilitasi oleh pihak Kecamatan Komodo ini bertujuan mencari titik temu dan solusi terbaik bagi kedua pihak ahli waris yang terlibat dalam perselisihan. Kehadiran unsur TNI, Polri, serta perangkat pemerintah daerah dan desa menjadi wujud nyata sinergi Forkopimcam (Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan) dalam menjaga stabilitas wilayah.
Kegiatan mediasi tersebut dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, meliputi Sekcam Komodo, Pjs Danramil 1630-01/Komodo, Kapolsek Komodo, Kepala Desa Pasir Putih, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta melibatkan Tokoh-Tokoh Desa dan kedua pihak ahli waris yang bersengketa.
Dalam kesempatan tersebut, Sertu Saidin menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa adalah untuk memastikan jalannya proses mediasi berjalan aman, lancar, dan kondusif.
“Kami hadir untuk memastikan proses ini berjalan tertib. Kami juga mengimbau kepada seluruh pihak yang terlibat untuk senantiasa mengutamakan musyawarah dan mengedepankan semangat kekeluargaan dalam menyelesaikan persoalan ini,” ujar Sertu Saidin.
Dengan adanya kegiatan mediasi ini, diharapkan tercipta keputusan yang adil, dapat diterima oleh semua pihak, serta mampu menjaga keharmonisan dan stabilitas keamanan di wilayah Desa Pasir Putih khususnya, dan Kecamatan Komodo pada umumnya.
Kodim 1630/Manggarai berkomitmen kuat untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam rangka memberikan dukungan, pendampingan, serta memastikan situasi wilayah teritorial tetap aman, tenteram, dan terkendali. Langkah ini merupakan bagian integral dari implementasi Pembinaan Teritorial (Binter) yang efektif.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar