Danramil 03/Melaya Pimpin Mediasi Warga Terkait Keluhan Kandang Ayam di Desa Manistutu
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
- comment 0 komentar

Jembrana, Bali – Komandan Koramil (Danramil) 1617-03/Melaya, Kapten Inf I Ketut Widiana, memimpin kegiatan mediasi antara pemilik kandang ayam petelur dengan masyarakat Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. Mediasi ini dilaksanakan pada hari Kamis, 13 November 2025, bertempat di Balai Tempek 3, Banjar Katulampa, Desa Manistutu, dalam rangka menanggapi keluhan masyarakat mengenai polusi bau dan lalat yang ditimbulkan oleh aktivitas kandang.
Danramil Kapten Inf I Ketut Widiana didampingi oleh Babinsa Desa Manistutu, Sertu I Kade Wirawa, menghadiri pertemuan penting ini.
Selain unsur TNI, hadir pula Camat Melaya, Kapolsek Melaya (AKP I Ketut Sukadana, S.H.), Kasat POLPP, Perbekel Desa Manistutu (I Komang Budiana), perwakilan Dinas Pertanian dan Peternakan, Dinas Lingkungan Hidup, serta Kepala Kewilayahan dan Kelihan Adat Banjar Katulampa, dan sejumlah tokoh masyarakat.
Fokus utama mediasi adalah mencari solusi konkrit terkait keluhan polusi/bau dan lalat yang mengganggu warga sekitar.
Pemilik kandang ayam petelur, Bapak I Wayan Eka Murka, yang beralamat di Payangan, Gianyar, menyatakan komitmennya untuk berupaya meredam bau dan polusi. Intinya, ia bersedia mengambil langkah-langkah untuk mengurangi pencemaran lingkungan yang dikeluhkan.
Mediasi tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan dan langkah tindak lanjut yang harus dilaksanakan oleh pihak perusahaan:
• Pembuatan Septic Tank Khusus: Perusahaan diwajibkan membuat tempat kubangan (sepiteng) khusus untuk mengolah limbah kandang.
• Pembersihan Berkala: Melakukan pembersihan kotoran ayam secara berkala dan teratur untuk meminimalkan sumber bau dan lalat.
• Surat Pernyataan Bermaterai: Pemilik kandang ayam petelur telah membuat dan menandatangani surat pernyataan resmi yang menyatakan kesanggupan perusahaan untuk melaksanakan pembuatan septic tank dan pembersihan kotoran secara berkala sesuai hasil mediasi.
Kegiatan mediasi yang berlangsung tertib dan aman ini diharapkan dapat menjadi solusi damai yang menjamin keberlanjutan usaha sambil tetap menjaga kenyamanan dan kesehatan lingkungan masyarakat Desa Manistutu.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar