Wangi Rempah dan Semangat Pengamanan, Babinsa Dampingi Pameran ‘Rempah Ring Urip Lan Budaya Bali’ di Singaraja
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Senin, 10 Nov 2025
- comment 0 komentar

Buleleng, 10 November 2025 — Aroma khas rempah-rempah memenuhi udara di kawasan Museum Soenda Kenjil, Eks Pelabuhan Singaraja, saat pameran bertajuk “Rempah Ring Urip Lan Budaya Bali (Rempah dalam Kehidupan dan Budaya Masyarakat Bali)” resmi digelar pada Senin (10/11). Acara yang sarat nilai budaya dan kearifan lokal ini juga mengangkat subtema “Suksmaning Kawigunan Rempah (Kegunaan/Khasiat Rempah)”, yang menyoroti pentingnya rempah dalam kehidupan masyarakat Bali sejak masa lampau hingga kini.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Kelurahan Kampung Bugis Pelda Dedy bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Mustakim, S.H. melaksanakan pendampingan dan pengamanan jalannya pameran. Kehadiran keduanya memastikan kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif, sekaligus memberi rasa nyaman bagi para peserta dan pengunjung.
Pameran ini turut dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan dan tokoh penting Kabupaten Buleleng, antara lain Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Buleleng, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Buleleng, Para Camat se-Kabupaten Buleleng, Rektor IAHN Mpu Kuturan Singaraja, Rektor Undiksha Singaraja, Ketua STKIP Agama Hindu Singaraja, Ketua Majelis Desa Adat Kabupaten Buleleng, Lurah Kampung Bugis, beserta tokoh masyarakat, akademisi, dan pegiat budaya.
Acara yang berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 11.15 WITA ini menampilkan beragam produk dan pengetahuan tentang rempah, mulai dari nilai historis, manfaat kesehatan, hingga peran pentingnya dalam budaya dan tradisi masyarakat Bali.
Dengan dukungan pengamanan yang solid dari aparat Babinsa dan Bhabinkamtibmas, kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, mencerminkan sinergi antara unsur TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian budaya daerah.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar