Meningkatkan Kesadaran Dalam Penegakan Hukum, Babinsa Timuhun Atensi Sosialisasi PKDRT Dan PPMI
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
- comment 0 komentar

Klungkung,- Dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat terkait Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Pemdes Timuhun bersinergi bersama Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak menggelar kegiatan sosialisasi PKDRT Dan PPMI, Selasa ( 04/11/25 ).
Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Desa Timuhun, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung ini dihadiri oleh Perbekel Desa Timuhun beserta staf, perangkat Desa dan Dusun serta berbagai elemen di Desa Timuhun yang mendapat atensi langsung Babinsa Timuhun Serda Kadek Dwi Awan dan Bhabinkamtibmas.
Dalam sosialisasi ini, narasumber PKDRT Ni Ketut Latri menjelaskan hukum apa saja yang tertera di UU No 23 tahun 2004 penjabaran dan pengaplikasian di lingkungan serta pemberian contoh-contoh PKDRT.
Dalam kesempatan ini, narasumber Ni Ketut Latri menekankan agar tidak terjadi KDRT dalam rumah tangga, pasangan harus berkomunikasi yang baik, saling menghargai perbedaan pendapat dan mengelola emosi masing-masing sehingga tidak ada kekerasan dalam rumah tangga.
Sementara itu Ni Putu Savitri yang memberikan sosialisasi terkait Pekerjaan Migran Indonesia menyampaikan agar berhati-hati dengan banyaknya calo yang mengaku bisa memberangkatkan ke luar negeri.
Saat ini banyak oknum yang memanfaatkan situasi ditengah maraknya masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri, padahal itu adalah penipuan. Untuk yang resmi adalah dari BP2MI ( Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia ), dimana disana semua hak dan kewajiban pekerja migran akan dipenuhi jika terjadi sesuatu saat bekerja d luar negeri,”ungkapnya..
Pelaksanaan sosialisasi inipun diapresiasi Babinsa Timuhun Serda Kadek Dwi Awan saat dikonfirmasi usai kegiatan. Menurutnya, sosialisasi ini sangat penting untuk menambah wawasan dan pengetahuan terkait upaya penanganan dan pencegahan terhadap KDRT serta pentingnya pengetahuan yang cukup sebelum menjadi pekerja migran,”lanjutnya.
Besar harapannya, sosialisasi ini akan menjadi upaya preventif serta memberikan dampak positif untuk meminimalkan resiko kekerasan dan pelanggaran hak yang mungkin terjadi, “imbuhnya. ( Pendim 1610/Klungkung ).
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar