Kodim 1618/TTU Gelar Misa Syukur HUT TNI ke-80, Wujud Syukur dan Kebersamaan TNI Bersama Rakyat
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
- comment 0 komentar

NTT-Kefamenanu, Kamis 09/10/2025., Suasana syahdu menyelimuti Aula Makodim 1618/TTU di Jalan Ahmad Yani, Kefamenanu Selatan. Di bawah tema besar TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju, keluarga besar Kodim 1618/TTU menggelar Misa Syukur dalam rangka HUT TNI ke-80, dipimpin oleh Romo Yoris Samuel Giri, Pr., Lantunan doa dan lagu rohani menggema lembut, mengiringi wajah-wajah penuh rasa syukur dari para Prajurit, ASN dan anggota Persit, serta tamu undangan dari Kipan C Yonif 744/SYB, Polres TTU.,
Perayaan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi sebuah ungkapan cinta dan penghormatan terhadap perjalanan panjang TNI., yang selama Delapan dekade telah menjadi penjaga setia kedaulatan NKRI. Di tengah dinamika zaman dan tantangan tugas yang kian kompleks, Misa Syukur ini menjadi momen hening untuk menundukkan kepala, merenungkan makna pengabdian, serta memperbaharui tekad agar semangat juang tak pernah padam di dada setiap prajurit.
Dalam Penyampaian nya, Dandim 1618/TTU Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E., menegaskan bahwa usia 80 tahun bagi TNI adalah simbol kematangan dan keteguhan. “Kekuatan TNI diukur dari ketulusan hati dalam melayani rakyat. Kita harus menjadi TNI yang hadir, mendengar, dan membantu. Karena kekuatan terbesar TNI adalah kepercayaan masyarakat,” ucap Dandim 1618/TTU.,
Dandim 1618/TTU juga mengajak seluruh prajurit untuk terus menjaga sinergi dengan Polri, serta seluruh elemen masyarakat. TNI dan rakyat tidak bisa dipisahkan. Kita adalah satu tubuh, satu semangat, dan satu tekad untuk Indonesia yang lebih maju. Mari jadikan peringatan HUT TNI ini sebagai panggilan untuk memperkuat persaudaraan dan pengabdian tanpa pamrih, tambahnya
Sementara itu, Romo Yoris Samuel Giri, Pr., dalam khotbahnya menyampaikan pesan yang menyentuh hati. TNI adalah wujud nyata cinta kasih Tuhan bagi bangsa ini. Melalui tangan-tangan mereka, kita melihat kerja keras, kedisiplinan, dan pengorbanan. Karena itu, marilah kita berdoa agar para prajurit selalu diberi kekuatan, kesetiaan, dan kebijaksanaan dalam setiap tugasnya, ujarnya. Ia juga mengapresiasi Kodim 1618/TTU yang selalu membuka ruang kebersamaan lintas iman dan memperkuat nilai-nilai persaudaraan di tengah masyarakat TTU.
Misa Syukur ditutup dengan doa bersama dan lagu Rohani yang dinyanyikan penuh semangat dan haru. Para prajurit berdiri tegak, menyadari bahwa tugas menjaga bangsa bukan hanya tanggung jawab, melainkan juga panggilan jiwa. HUT TNI ke-80 menjadi saksi bahwa semangat TNI tidak lekang oleh waktu, tumbuh dari rakyat, bekerja untuk rakyat, dan berjuang bersama rakyat demi Indonesia yang maju dan bermartabat.
(PENDIM 1618/TTU)
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar