Pasiter Kodim 1612/Manggarai: Pancasila Adalah Benteng Ideologi, TNI Siap Menjaga
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
- comment 0 komentar

Manggarai, 1 Oktober 2025 — Komitmen TNI dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan ideologi Pancasila ditegaskan kembali dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025. Suasana khidmat dan penuh makna menyelimuti Lapangan Apel Makodim 1612/Manggarai, di Jalan Banteng, Kelurahan Mbaumuku, Kecamatan Langke Rembong, Rabu (1/10).
Upacara sakral ini diikuti oleh seluruh prajurit TNI dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) jajaran Kodim, yang bersama-sama mengenang jasa para pahlawan revolusi yang gugur dalam mempertahankan dasar negara.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Pasiter Kodim 1612/Manggarai, Kapten Arh Lipris M.A. Saefatu. Sementara itu, susunan perangkat upacara lainnya diisi oleh Pasi Intel Kodim 1612/Manggarai, Lettu Inf Fernando Mendonca sebagai Perwira Upacara, dan Pgs. Pasi Pers, Letda Inf Sumardadi sebagai Komandan Upacara.
Dalam momen refleksi yang mendalam tersebut, seluruh peserta menundukkan kepala sejenak. Momentum Hari Kesaktian Pancasila ini ditekankan sebagai pengingat kuat akan pentingnya menjaga persatuan di tengah tantangan kebangsaan yang semakin kompleks.
“Hari Kesaktian Pancasila harus menjadi pengingat yang berkelanjutan, terutama bagi prajurit TNI. Kita wajib untuk terus menjaga, mengamalkan, dan membentengi diri dengan nilai-nilai Pancasila dalam setiap langkah pengabdian,” tegasnya. “Ideologi ini adalah benteng pemersatu yang kokoh yang mengikat persatuan bangsa di tengah segala bentuk perbedaan dan ancaman.”
“Kami berkomitmen menjadikan Pancasila bukan hanya sebagai simbol, tetapi sebagai ‘Nafas Perjuangan’ dalam setiap pengabdian kepada rakyat. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI selalu hadir sebagai pengayom dan pelayan bagi bangsa dan rakyat,” tutupnya.
Upacara ditutup dengan doa bersama, memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar bangsa Indonesia tetap kuat, bersatu, dan senantiasa mampu menghadapi segala ancaman yang berupaya menggoyahkan Pancasila sebagai dasar dan falsafah negara.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar