Babinsa Koramil 1627-03/Batutua Dampingi DP3AP2KB Gelar Sosialisasi Stunting
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
- comment 0 komentar

Rote Ndao – Upaya pencegahan dan penanganan stunting terus digencarkan di Kabupaten Rote Ndao. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Rote Ndao, yang berlangsung di Balai Penyuluh KB Desa Batutua, Kecamatan Rote Barat Daya, Jumat (19/9/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 1627-03/Batutua, Serka Armindo Da Silva dan Koptu Meli Sudarli, turut hadir bersama para pemangku kepentingan terkait. Sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas DP3AP2KB Kabupaten Rote Ndao, Ibu Regina A.V. Kedoh, S.STP., M.Si, yang menyampaikan materi kepada para bidan desa se-Kecamatan Rote Barat Daya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kasubag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Rote Barat Daya, Babinkamtibmas Batutua, serta puluhan bidan desa yang menjadi peserta utama sosialisasi. Kehadiran para tenaga kesehatan ini menjadi kunci penting dalam penyebaran informasi sekaligus implementasi program pencegahan stunting di lapangan.
Dalam paparannya, Kadis DP3AP2KB menekankan bahwa stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan masa depan generasi muda. Anak yang mengalami stunting akan menghadapi risiko keterlambatan tumbuh kembang, baik fisik maupun kognitif, sehingga dapat berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi semua pihak untuk menekan angka stunting di Rote Ndao.
“Bidan desa memiliki peran strategis dalam mendampingi masyarakat, terutama ibu hamil dan balita. Edukasi gizi seimbang, pemantauan kesehatan ibu, hingga pola asuh anak menjadi kunci utama pencegahan stunting,” jelas Regina.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini menunjukkan dukungan nyata TNI terhadap program pemerintah di bidang kesehatan masyarakat. Serka Armindo Da Silva mengatakan bahwa pihaknya siap mendukung kegiatan sosialisasi maupun pendampingan masyarakat dalam upaya menurunkan angka stunting di wilayah binaan.
“TNI melalui peran Babinsa akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Stunting adalah persoalan bersama yang harus ditangani sejak dini, agar generasi muda kita tumbuh sehat dan cerdas,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Para bidan desa antusias mengikuti penyampaian materi serta diskusi yang diberikan, dengan harapan dapat mengaplikasikannya di desa masing-masing.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang, kesehatan ibu hamil, dan pola asuh anak semakin meningkat. Dengan dukungan lintas sektor, termasuk peran aktif Babinsa, penanganan stunting di Rote Barat Daya diyakini akan semakin efektif dan berdampak positif bagi kualitas generasi penerus bangsa.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar