Bazar Pangan Murah Dorong Kesejahteraan Warga dan Pedagang Kecil
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
- comment 0 komentar

NTT-KUPANG, – Dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Dandim 1604/Kupang Kolonel Inf Kadek Abriawan, S.I.P., M.H.I. mengikuti kegiatan Gerakan Pangan Murah serentak Beras SPHP yang dilaksanakan secara virtual conference terpusat dari Kementerian Pertanian RI. Acara dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian, Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, M.P. dan diikuti jajaran TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat di seluruh Indonesia. Di Kota Kupang, kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Asten Kuanino, Jl. Saptamarga II, Kelurahan Kuanino, Kecamatan Kota Raja.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kasi Ter Kasrem 161/Wira Sakti Letkol Inf Pedro Soares Sarmento, Pgs. Kasdim 1604/Kupang Mayor Inf Hendry Dunant, S.I.P., Pj Sekda Kota Kupang Iknasius Lega, S.H., Asisten I Provinsi NTT Kanisius Mau, Pimpinan Wilayah Bulog Kanwil NTT Himawan Kartika Nugraha, Ibu Ketua Persit KCK Cabang XC Dim 1604 Kupang Ny. Luh Kadek Abriawan serta sejumlah perwakilan instansi terkait lainnya. Tidak hanya pejabat TNI dan pemerintah, masyarakat sekitar Kelurahan Kuanino pun antusias memadati lapangan untuk memperoleh kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau.
Dandim 1604/Kupang dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI AD, khususnya Korem 161/Wira Sakti dan Kodim 1604/Kupang, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah, kegiatan ini juga memberi kesempatan bagi pedagang kecil dan menengah untuk meningkatkan taraf hidup mereka. “Selama ini Kodim telah berkolaborasi dengan Bulog Kupang. Total 42 ton beras telah terjual, seluruh Babinsa dan Danramil kami kerahkan hingga ke pelosok untuk menjangkau masyarakat,” ungkap Dandim.
Lebih lanjut, Dandim optimis program Gerakan Pangan Murah ini dapat terus berlanjut dan menyasar seluruh lapisan masyarakat. Dari informasi Bulog, khusus wilayah NTT terdapat 71 titik kegiatan dengan total 215 ton beras yang disalurkan. Dengan jumlah kecamatan mencapai 315, TNI bersama Bulog akan terus bersinergi untuk memastikan stok pangan tetap tersedia. “Sejauh ini tidak ada kendala, stok beras cukup, hanya terkendala sedikit pada proses pengemasan,” tutup Dandim penuh optimisme. (Pendim1604).
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar