Sinergi Babinsa dan Bhabinkamtibmas Banyupoh: Bentuk Karakter Disiplin Paskibra Jelang HUT RI ke-80.
- account_circle Rossa Rossa
- calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
- comment 0 komentar

BANYUPOH, BULELENG – Semangat kemerdekaan kembali membara di Desa Banyupoh. Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Banyupoh berkolaborasi erat dalam melatih calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra). Sinergi ini tidak hanya bertujuan membentuk barisan yang rapi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan cinta tanah air kepada generasi muda.
Pada Selasa, 5 Agustus 2025, suasana pagi di lapangan Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, sudah dipenuhi dengan semangat dan antusiasme. Pukul 07.30 Wita, Babinsa Desa Banyupoh, Serma Putu Sudiarsana, bersama Bhabinkamtibmas, Aipda Ketut Arsana, memulai sesi pelatihan Paskibra. Kedua sosok ini menjadi motor penggerak utama dalam mempersiapkan para siswa terbaik untuk mengemban tugas mulia pada upacara peringatan HUT RI ke-80 mendatang.
Para calon Paskibra yang terlibat adalah siswa-siswi pilihan dari SMKN 1 Gerokgak. Sebanyak 22 orang, terdiri dari 13 putra dan 9 putri, dengan penuh dedikasi mengikuti setiap arahan yang diberikan. Di bawah bimbingan Serma Putu Sudiarsana dan Aipda Ketut Arsana, mereka tidak hanya diajarkan tentang gerakan baris-berbaris, tetapi juga ditempa untuk memiliki karakter yang kuat.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar melatih fisik,” ujar Serma Putu Sudiarsana. “Kami ingin membentuk karakter siswa yang disiplin, memiliki jiwa kepemimpinan, dan semangat kebangsaan. Paskibra adalah simbol kebanggaan, dan para siswa ini harus siap secara fisik maupun mental.”
Sesi pelatihan pagi itu mencakup berbagai materi dasar dalam baris-berbaris, yang menjadi fondasi penting bagi Paskibra. Beberapa materi yang dilatihkan meliputi:
Sikap Sempurna: Melatih postur dan ketegasan diri.
Sikap Istirahat: Mengajarkan kedisiplinan dalam kondisi tidak formal.
Lencang Kanan/Kiri dan Lencang Depan: Melatih kerapian dan keseragaman barisan.
Jalan di Tempat dan Langkah Tegap: Mengasah kekompakan dan irama gerak.
Pemilihan Kelompok: Menentukan formasi yang tepat untuk tugas pengibaran bendera.
Aipda Ketut Arsana menambahkan, “Kami melihat potensi besar pada anak-anak ini. Mereka sangat antusias dan mau belajar. Sinergi antara TNI dan Polri dalam melatih Paskibra di tingkat desa seperti ini adalah bukti komitmen kami untuk mendidik generasi penerus bangsa agar lebih mencintai negerinya.”
Melalui pelatihan ini, diharapkan para siswa dapat melaksanakan tugas sebagai pasukan pengibar bendera Merah Putih dengan sempurna pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80. Lebih dari itu, pengalaman ini diharapkan menjadi bekal berharga yang membentuk mereka menjadi individu-individu yang bertanggung jawab dan berjiwa patriotik. Sinergi antara TNI dan Polri di tingkat desa ini menjadi teladan nyata dalam membangun persatuan dan kesatuan, serta mengobarkan kembali semangat kemerdekaan di tengah masyarakat.
- Penulis: Rossa Rossa

Saat ini belum ada komentar